Ahok Dan Saefulloh Akan Maju Dalam Pilkada

Ahok Dan Saefulloh Akan Maju Dalam Pilkada
Spread the love

Jurnalline.com, JAKARTA  – Jelang satu tahun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, hubungan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda) DKI Saefullah mulai retak.

Bahkan, konfilik orang nomor satu dan orang nomor tiga di Ibu Kota itu, kini tampak memanas sejak Ahok menuding Sekda sebagai pihak yang menandatangani nomneklatur dan surat perintah pencairan dana SP2D pada pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD-P 2014.

Dua sejoli pejabat vital di DKI itu bahkan sama-sama merasa tidak membubuhkan tanda tangan.

Belakangan, dua orang penting di Ibu Kota Negara itu dikabarkan akan maju dalam pertarungan Pilkada DKI 9 Februari 2017.

Ahok, sebagai petahana diperkirakan maju lewat jalur independent atau PDI Perjuangan. Sedangkan, Saefullah sudah masuk dalam salah satu bakal calon yang akan diusung Partai Gerindra.

Ketua Panitia Tim Penjaringan Cagub DKI dari Gerindra, Syarif berharap jika betul Sekda dan Ahok sama-sama berhasrat maju pada Pilkada nanti, tidak sampai mengganggu jalannya roda pemerintahan di Jakarta.

Sebab, kata Syarif, jika hubungan keduanya tak harmonis, maka hampir bisa dipastikan dalam satu tahun kedepan, Pemprov DKI tak bakal produktif.

“Jika itu terjadi, tentu warga Ibu Kota akan dirugikan. Jadi, mereka kalau mau maju silahkan, tidak ada yang salah. Asalkan, tidak lupa dengan tugasnya sebagai pamong,” ujar Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu, di Jakarta.

Sebab, jelas Syarif, mulai Januari sampai Juni 2016 merupakan pertumbuhan penyerapan anggaran APBD 2016.

“Jangan sampai dikarenakan mereka sibuk dengan urusan politik mengakibatkan jebloknya serapan anggaran. Ini jangan sampai terjadi. Jangan beralasan kerena sibuk kampannye,” pesan Syarif.

Selain itu, lanjut Syarif, pada saat bersamaan pembahasan APBD Perubahan 2016 tepatnya antara Juli sampai Agustus 2016. Termasuk juga Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI mulai membuka pendaftaran cagub dan cawagub.

“Apakah, mereka bisa fokus kerja? Ini harus dipikirkan juga lho,” tandasnya.

{Zeet/jon/Red}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *