Kembali Resahkan Warga, Apartemen The Ayoma Longsorkan Dinding Area De Latinos

Spread the love

Jurnalline.com, TANGSEL – Lazimnya, bisnis property dapat menjadi pengembangan ekonomi dan menjawab tantangan tolak ukur kesejahteraan masyarakat sekitar tentang tempat tinggal ideal.

Berbeda dengan proyek apartemen The Ayoma yang berlokasi di Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, ternyata keberadaannya masih di tolak oleh Warga perumahan De Latinos BSD City, akhirnya mulai menimbulkan masalah lingkungan.

Rabu (26/4) malam, turapan fasum/fasos milik warga perumahan De Latinos mengalami longsor yang cukup parah hingga merusak fasilitas publik tersebut.

Seperti yang dikatakan oleh Daulat Pantas selaku juru bicara warga perumahan De Latinos, longsornya tebing dan turapan tanah pada fasum dan fasos tersebut disebabkan oleh keberadaan delapan tangki Silo yang berisi 50 ton air dari masing-masing tangki.

“Kekawatiran kami warga cluster Caribean De Latinos akhirnya terjadi toh, proses Amdal yang dari semula penuh dengan rekayasa sekarang terjadi. longsornya tebing dan turapan tanah pada fasum dan fasos tersebut disebabkan oleh keberadaan delapan tangki Silo yang berisi 50 ton air dari masing-masing tangki. Akibat kelalaian dari pihak kontraktor Ayoma, sekarang terjadi dampak kerusakan lingkungan yang kami khawatirkan sejak awal, ” terang Daulat Pantas.

Daulat Pantas menambahkan bahwa. warga akan membawa kejadian longsornya tanah fasum cluster Caribean De Latinos tersebut sebagai bahan tambahan gugatan yang saat ini sedang berlangsung di PTUN Serang.

“Kami akan membawa kejadian ini kepada majelis hakim PTUN Serang, yang saat ini sedang menyidangkan proses gugatan warga De Latinos  atas penerbitan IMB apartemen Ayoma oleh Walikota Tangsel melalui BP2T.” tandas Daulat kepada wartawan.

Lebih lanjut, Robert yang juga warga De latinos mengingatkan bahwa, kejadian longsornya tanah tebing pada fasum/fasos perumahan De Latinos cluster Caribean adalah kejadian yang pertama dan yang tetakhir kalinya.

“Semoga tidak akan ada lagi kejadian-kejadian selanjutnya, padahal proyek ini baru saja dimulai pengerjaannya, dan baru hal-hal kecil saja yang dilakukan, tetapi sudah mulai menimbulkan kerusakkan lingkungan disekitar proyek, akibat kecurangan proses Amdalnya oleh pihak Dinas BLHD Tangsel, ” tandasnya.

Sementara itu pihak managemen proyek apartemen The Ayoma, PT. PP Properti, TBk sangat sulit untuk dimintai konfirmasinya atas kejadian longsornya tanah turapan perumahan De Latinos cluster Caribean tersebut pada Rabu (26/4) malam.

Bahkan hingga berita ini diturunkan tidak ada niat baik mengklarifikasi faktor penyebabnya, baik managemen The Ayoma maupun pihak kontraktor proyek PT. Indopora, TBk terkesan saling lempar tanggung jawab, saat Media mendatangi lokasi untuk dimintai konfirmasinya.

( Tb )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *