Kosgoro: Perppu No 2 Tahun 2017 Cara Elegan Pemerintah Pertahankan Pancasila dan Kesatuan

Spread the love

Jurnalline.com, JAKARTA – Kosgoro adakan diskusi publik tentang pembahasan Peraturan Perundang-undangan Nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan dinilai sebagai cara elegan pemerintah untuk mencegah upaya ideologi lain yang ingin merubah Pancasila. Penilaian itu disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro, Hayono Isman, di Wisma Mas Isman, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/8).

Meski demikian, mantan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di era Orde Baru itu berharap, pemerintah tetap melakukan silaturahmi dengan Hizbut Tahrir Indonesia, meski Perppu telah dikeluarkan.
“Jadi mereka diajak bicara dan dijelaskan bahwa negara itu ideologinya satu. Kalau kita mengakui NKRI, negara kesatuan, berarti ideologinya juga satu. Kita boleh beda agama, beda ras tapi ideologinya satu,” papar Hayono.
Hayono mengakui, niatan Perppu Ormas untuk memperkuat infitrasi ideologi lain dari pancasila. Infitrasi yang menggunakan kendaraan agama memang tidak mudah diatasi. Beda dengan ideologi komunis yang bertentangan dengan sila pertama Pancasila.
Hayono mengungkapkan, Perppu perlu diterapkan dengan bijaksana dan Kosgoro akan mendukung.
“Kosgoro ini didirikan oleh para Tentara Nasional Indonesia Pelajar yang di dalamnya sudah ada keragaman yang saling toleransi, dan mengenai Perppu Nomor 2 Tahun 2017 ini mari kita bahas dengan tidak emosional,” ucapnya.
Sementara Direktur Ormas Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) La Ode Ahmad mengatakan, keluarnya Perppu tersebut tidak lain dari upaya antisipasi. “Ini (Perppu) ini untuk antisipasi saja, upaya preventif,” ujar La Ode.
“Dari segi hukum dan konstitusi presiden diberi kewenangan, presidenlah yang harus bisa melihat situasi dan kondisi, kalau setuju DPR dengan penilaian presiden ya selesai,” ini adalah langkah yang tepat presiden mengeluarkan Perppu No 2 ini,” ujar Margarito.
(Putri Yani)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *