ASDA III Tangsel Dukung Percepatan Regulasi Perda HIV/AIDS

Spread the love

Jurnalline.com, TANGSEL – Setelah menggelar diskusi publik terkait Hak-hak Kesehatan Pengguna dan Korban NAPZA pada Senin (11/9/2017) silam, lembaga Drug Policy Reform (DPR) bertemu dengan Asisten Daerah (ASDA) III Pemerintahan Tangerang Selatan (Tangsel) di Kompleks Perkantoran Pemerintahan Tangerang Selatan, Senin (2/10/2017).

Teddy Meiyadi, selaku ASDA III, menyambut hangat kedatangan perwakilan Drug Policy Reform di ruang kantornya. Dalam pertemuan ini, perwakilan Drug Policy Reform memaparkan beberapa data hasil kajian yang dilakukan di wilayah Banten Raya dan Tangerang Selatan pada khususnya, diantaranya data kasus pengguna dan korban NAPZA yang terinfeksi HIV / AIDS di Tangsel, tingginya jumlah pengguna NAPZA di Tangsel, serta situasi terkini terkait peredaran Napza, obat-obatan anti-depresan, dan peredaran Alkohol di wilayah Tangsel.

Hal ini memerlukan perhatian serius Pemerintah Kota Tangsel, untuk itu perlu dengan segera mendorong disahkannya Peraturan Daerah (Perda)  Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tangsel.

“Saya support untuk kegiatan tersebut, selaku Asda III bidang masyarakat dan membawahi Dinas kesehatan dan Dinas Pendidikan, dan jangan liat sesuatu dari luarnya, lihat dari niat baiknya positifnya,” ujar Teddy Meiyadi saat ditemui Jurnalline.com di ruang kerjanya, Selasa (10/10).

Teddy juga menyarankan untuk regulasi dan kegiatan tersebut untuk dikoordonasikan ke BNN sebagai rangkaian kegiatannya, sehingga dikaitkan untuk seminar terkait narkoba, dan bahaya penyakit HIV/AIDS.

“Saya sarankan juga buat surat resmi, untuk mempercepat regulasi ke DPRD, melihat di Tangsel ini juga meningkatnya penderita HIV/AIDS, sehingga wajib juga untuk badan eksekutif atau legislatif daerah untuk membantu memfasilitasi kegiatan sosial berkaitan itu dan penanganan untuk penderitanya,” pungkasnya menutup perbincangan dengan Jurnalline.com.

(Tb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *