APBD 2019 Kabupaten Minahasa Prioritas Pembangunan Berkelanjutan

Spread the love

Jurnalline.com, Sulawesi Utara (Minahasa) – Lima Misi Bupati Ir Royke Oktavianus Roring, M.Si, dan Wakil Bupati Robby Dondokambey, S.Si, pada Prioritas Pembangunan Kabupaten Minahasa berkelanjutan:

1. Perencanaan pelayanan pemerintahan, SDM berbudaya dan berdaya saing,
2. Terĺaksana pelayanan publik dan pelayanan kepada masyarakat,
3. Mewujudkan kemandirian Ekonomi dengan mendorong sektor Pertanian, Perikanan dan Pariwisata,
4. Mewujudkan prinsip pembangunan berkelanjutan,
5. Memantapkan manajemen birokasi, profesional, melalui tata kelola pemerintahan yang baik, serta meningjatkan kesejahteraan masyarakat berkeadilan.

Dijelaskan Bupati Ir Roy O.Roring, M.Si, secara garis besar, penyusunan KUA APBD tahun anggaran 2019 adalah merupakan penunjang terhadap pelayanan publik yang mementingkan hak dan kewajiban yang tercermin pada pendapatan pembiayaan belanja daerah yang melibatkan kepentingan masyarakat pada hasil musrembang tahun 2018, RKPD, RPJMD T.A 2019-2024.

Oleh karenanya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah adalah memperhatikan prioritas nasional dan regional sesuai dengan Permendagri No.13 tahun 2018 tentang kebijakan aktual dana Hibau dan Bansos yang bersumber dari APBD, disesuaikan dengan Permendagri No.38 tahun 2018 ), tentang arah kebijakan keuangan daerah

Berdasarkan pada pendekatan kinerja ASN, berpedoman pada prinsip efektif, efesien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab. dengan memperhatikan azas keadilan kepatuhan dan manfaat kepada masyarakat. terkait dengan masalah masalah perioritas pemerintah daerah, dengan memperhatikan sbb;

1. Sektor Infraatruktur dan Fasilitas umum,
2. Pendidikan dasar yang menjadi kewenangan pemerintah daerah,
3. Akses kesehatan masyarakat, dan
4. Pengembangan potensi ekonomi kemasyarakatan.
5. Pemasalahan keunggulan kewilayaan.

Berikut ini Ringkasan Pendapatan Pembiayaan Belanja Daerah Kabupaten Minahasa yang tertuang pada KUA PPAS APBD 2019 dari RP. 1.329.666.938.509..- Mengalami peningkatan sebesar 4,14% menjadi Rp.52.906.423.030.-dari jumlah APBD t.a 2018 sebesar Rp. 1.276.760.559.478.-

Selanjutnya pendapatan daerah yang berasal dari PAD meningkat sebesar 1,69% dari sebelumnya Rp.39.198.305.032.- manjadi Rp. 10.874.834.062.-

Retribusi daerah meningkat sebesar 14,32% sebelumnya Rp.31.528.556.000.-menjadi Rp. 36.445.550.000.- Selanjutnya PAD yang diproyeksikan menurun yakni Pajak Daerah sebesar 7,22% sebelumnya Rp.38.833.000.- menjadi Rp.36.029.000.-

Dana Perimbangan Daerah diproyeksikan akan mengalami peningkatan sebesar 1,98% dari Rp. 919.897.637.- menjadi Rp. 934.207.375.- dengan coast bagi hasil pajak. Rp.32.449.430.-

Dana Alokasi Umum (DAU) mengalami peningkatan sebesar 4,82% sebelumnya Rp.650.641.161.- menjadi Rp. 688.302.010.- Dana Alokasi Khusus (DAK) turun menjadi 8,24% sebelumnya Rp. 232.625.493.- menjadi Rp. 213.436.045.-

Pendapatan lain lain diproyeksikan meningkat sebesar 12,67% sebelumnya Rp. 261.464.573.472.- menjadi Rp. 294.554.829.447.- selanjutnya Belanja Daerah di APBD tahun 2019, menjadi Rp. 1.368.227.239.726.- atau meningkat 1,88% dari tahun sebelumnya.

Proyeksi belanja tidak langsung sebesar Rp 863.232.718.257.- atau turun 1,65% dari tahun 2018, sebesar Rp. 874.219.145.099.- sementara belanja langsung meningkat 7,71% sebelumnya Rp. 468.773.070.525.- menjadi Rp. 504.903.561.498.-

Dikatakan Bupati kenaikan belanja langsung bertujuan dipergunakan untuk percepatan prioritas pembangunan dan kebijakan pembangunan kabupaten minahasa untuk periode april 2019. dengan menperhatikan visi dan misi ROR-RD. Berdasarkan Target PAD Rp. 1.329.666.978.509.- dan Target belanja Rp. 1.368.227.279.726.- sehingga perhitungan APBD kabupaten Minahasa tahun 2019, mengalami defisit sebesar 2,29%.

“Meski demikian hal ini sesuai dengan peraturan menteri keuangan no.45/pmk.02.tahun2016 tentang pedoman pelaksanaan mekanisme prmantapan pinjaman daerah pasal 2 yang mengatur jumlah defisit komulatif APBD maksimal 3%.serta pasal no.03 yang dijelaskan bahwa APBD dapat defisit dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.” Urai Bupati ROR

Lanjutnya hal ini sesuai program utama Kepemimpinan Bupati Ir Royke Oktavianus Roring, M.Si, dan Wakil Bupati Robby Dondokambey, S.Si, pada pemberian santunan duka kepada masyarakat sebesar Rp.2.500.000.-, BPJS Gratis, Seragam gratis bagi siswa SD dan SMP kelas 1, serta Pembangunan Rumah Sakit Daerah Tondano

“Optimis Defisit pemerintah daerah kabupaten Minahasa akan ditutupi pada peningkatan sektor prosuktif, serta efesiensi kegiatan di tahun 2019.” Pungkas Bupati saat membacakan sambutan nota pengantar KUA APBD T.A 2019 0) pendapatan, belanja dan penerimaan data data keuangan Pemda
Kab.Minahasa.

(EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *