Bantu Kemendikbud, Satgas Yonif Raider 303 Kostrad Mengajar di Perbatasan

Spread the love

Jurnalline.com, Jakarta – Pos Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad menerima kunjungan dari Staf Ahli Kasad Bapak Anang Dwitono, S.E., MM, dan rombongan perwakilan Kementerian Pendidikan dalam rangka Wasev dan Asistensi kegiatan mengajar di Pos Kotis Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad, bertempat di Aula BP4D Kabupaten Mahakam Ulu, Kamis (10/09/2019).

Dalam acara yang di selenggarakan malam hari tersebut, diawali dengan tarian selamat datang dari siswa-siswi SMPN 4 Long Bagun, dilanjutkan dengan sambutan dari Dansatgas Pamtas Yonif Raider 303 Kostrad Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos., M. I. Pol., mengucapkan selamat datang kepada para tamu dari tim Sterad dan Kemendikbud di Kabupaten Mahakam Ulu. Dansatgas juga meminta masukan serta evaluasi atas pelaksanaan tugas pamtas maupun pelaksanaan belajar mengajar di perbatasan.

Dalam kesempatan yang sama pula, Bupati Mahakam Ulu Bapak Bonifasius Belawan Geh juga memberikan sambutannya, “Kehadiran Satgas Pamtas sangat berarti dalam mengamankan wilayah perbatasan sehingga tercipta rasa aman untuk kami, selain itu kegiatan TNI mengajar juga sangat membantu kami dalam mendidik dan memupuk semangat patriotisme para pelajar dan anak didik sekolah di Kabupaten Mahakam Ulu.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan secara berlanjut kedepannya baik Satgas Pamtas yang sekarang maupun yang berikutnya, sehingga harapan kami anak didik di Kabupaten Mahakam Ulu ini dapat menikmati pendidikan dan meningkatkan kualitas anak didik di Mahakam Ulu,” ucapnya.

Bapak Himawan Prasongko, S.E., M.Si., dari perwakilan pihak Kemendikbud mengatakan bahwa tujuan program monitoring evaluasi dan bimbingan teknis merupakan tindak lanjut dari program TNI AD mengajar bekerjasama dengan Kemendikbud.

Dalam hal ini pelaksanaan atau aplikasi mengajar di Kabupaten Mahakam Ulu, baik dari Pemda, pihak sekolah dan TNI AD akan kami evaluasi dan kita berikan bimbingan teknis belajar mengajar di perbatasan, kedepannya TNI AD mengajar akan berlanjut untuk mengembangkan anak didik di daerah perbatasan,” ucap Bapak Himawan Prasongko, S.E., M.Si.

Brigjen TNI Anang Dwitono, S. E., MM.,dari Staf Ahli KASAD juga mengatakan, Satgas Pamtas, disamping melaksanakan pengamanan perbatasan juga memberikan pendidikan kepada anak bangsa di perbatasan, hal ini kerjasama antara dirjen GTK kemendikbud dengan TNI AD.

“Hal ini kami disini akan melihat sejauh mana keberhasilan dari TNI AD dalam mengajar di perbatasan. Dengan TNI hadir dalam pendidikan di sekolah, hal ini menambah semangat belajar dan motivasi para anak didik di perbatasan. Nyatanya malah anak didik meminta tugas rumah dari guru yang dari TNI.

“Keberhasilan ini berkat dukungan dari FKPD setempat, maka dari itu sebagau tenaga pendidik jadilah tauladan TNI kepada masyarakat maupun anak anak, sekaligus promosi agar di wilayah perbatasan muncul tentara muda,” terang Brigjen TNI Anang.

Kunjungan yang dilaksanakan selama 2 hari ini diakhiri dengan monitoring dan evaluasi tentang pelaksanaan belajar mengajar di beberapa sekolah di kabupaten Mahakam ulu antara lain SDN 1 Long Bagun, SDN 5 Long Bagun dan SMPN 4 Long Bagun. Selain itu juga dilakukan pula bimbingan teknis kepada tenaga pengajar di Kabupaten Mahakam Ulu.

Penulis : Fram
Editor : Ndre
Sumber : Penkostrad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.