Jalesveva Jayamahe,
Jurnalline.com, Jakarta, – Suasana di SDN No. 152981 Tukka 1B, Jalan Humala Tambunan, tampak berbeda. Dimana tidak ada suara riuh siswa belajar, melainkan deru langkah dan semangat gotong royong dari para prajurit TNI AL dari Korps Marinir, Jumat (2/1).
Pasca bencana yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, sisa-sisa lumpur tebal masih mengendap di lantai kelas dan selasar sekolah. Kondisi ini menggerakkan para Prajurit Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Gulbencal Kodaeral II untuk turun melaksanakan perbantuan.

Mengembalikan ruang belajar yang layak, para prajurit bersama personel Kodaeral II bahu-membahu mengeruk tumpukan lumpur yang menutup akses pendidikan. Fokus utama mereka adalah memastikan ruang kelas, teras, hingga area halaman kembali bersih dan tertata.
Aksi ini dilakukan agar anak-anak di Tukka tidak perlu menunggu terlalu lama untuk kembali bersekolah. Bagi para prajurit, membersihkan lantai sekolah bukan sekadar tugas dinas, melainkan upaya memberikan rasa nyaman bagi generasi penerus agar bisa belajar dengan layak kembali.
Hadir di tengah kesulitan,
langkah nyata ini sejalan dengan pesan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan bahwa TNI AL harus selalu hadir sebagai solusi bagi masyarakat, terutama di masa sulit pasca bencana.
Kehadiran Prajurit Korps Marinir TNI AL di Tapanuli Tengah merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TNI AL dalam misi kemanusiaan. Hingga saat ini, personel dan bantuan terus dikerahkan di berbagai titik bencana untuk mempercepat pemulihan wilayah dan memastikan masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi masa sulit.
Dre
Dinas Penerangan Angkatan Laut
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
