Jalesveva Jayamahe,
Jurnalline.com, Jakarta, – TNI AL melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI memberangkatkan Tim SAR Darat untuk melaksanakan perbantuan pencarian dan pertolongan terhadap pesawat jenis ATR 42-500 yang dilaporkan mengalami kecelakaan di wilayah Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1).

Pemberangkatan Tim SAR Darat diawali dengan apel kesiapan untuk memastikan kesiapan personel, material, serta koordinasi pelaksanaan tugas di lapangan. Usai apel kesiapan, Tim SAR Darat Kodaeral VI bergerak menuju Pos Komando Taktis (Poskotis) SAR Gabungan guna melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan secara terpadu bersama unsur SAR lainnya.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, Kodaeral VI mengerahkan kekuatan personel yang terdiri dari 31 personel Tim SAR di bawah pimpinan Letda Mar M. Ridha, didukung 4 personel Tim Kesehatan serta 6 personel lainnya. Selain itu, turut diberangkatkan berbagai material pendukung operasi, meliputi dua unit truk, satu unit ambulans lapangan, dua unit GPS, empat belas unit HT Hytera, dua set tali mountaineering, serta satu unit drone untuk mendukung pencarian di medan sulit.
Keterlibatan TNI Angkatan Laut dalam operasi SAR ini sesuai dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk terus menunjukkan komitmen TNI AL agar senantiasa hadir dalam setiap operasi kemanusiaan, khususnya dalam membantu penanganan musibah dan memberikan dukungan maksimal demi keselamatan jiwa manusia.
Dre
Dinas Penerangan Angkatan Laut.
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
