Kejuaraan Kuda Pacu New Year 2026, Gubernur YSK: Tompaso Pusat Peternak Kuda Bertaraf Dunia

Spread the love

Jurnalline.com, Tompaso —
Ribuan Pasang Mata Kagum Pelaksanaan Kejuaraan Pacuan Kuda New Year 2025 digelar dan berlangsung sukses dan di tunggu peminat pacu kuda yang dirindukan bertempat di
Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Sabtu, (03/01/2025) pagi hingga sore tadi.

Dalam kegiatan ini, Kuda Milik Gubernur Sulut . Mayjen TNI (purn) Yulius Selvanus, mampu menjuarai Piala Miranda Stable dan Piala Eclipse stable dikelas Jarak 1200meter kuda dan 1400 meter.

“Kuda berjuluk Gadis Tondano Betina Merah 3tahun Tinggi 155meter Joki F. Paendong dengan Pelatih E. Mamangkey dari Taurut Stable, mengenakan Topi Merah juga memboyong kelas terbuka Piala Eclipse Stable dengan Hadiah 12.500.000.”

Kuda Tondano Spirit Betina Napas tinggi 151meter 5tahun, keturunan Voting dancer Beban 50kg Joki F. Paendong, pelatih E. Mamangkey, Taurut stable Topi Merah mampu menunjukan performanya dan menghentak ribuan pasang mata yang memadati Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso dengan penampilan mengagumkannya.

Pada kesempatan ini Gubernur Sulut, Mayjen TNI Yulius Selvanus, dalam sambutannya menyampaikan kuda kuda Tompaso diSulut telah menjadi magnet dalam perlombaan Kejuaraan Pacuan Kuda 🐎 dan sangat menguntungkan peternak Kuda pacu di Sulut khususnya di Pinabetengan kecamatan Tompaso, kab. Minahasa.

Lanjut Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE saat menyapa ribuan pasang mata pecinta Kuda pacuh beserta para atlet, pelatih, pemilik kuda, para supporter hingga warga yang selama puluhan tahun menjaga tradisi gemilang diadakannya pacuan kuda Tompaso.

“Saya (red_beliau Gubernur Yulius) kali ini datang bukan hanya sebagai gubernur, akan tetapi sebagai bagian dalam meninjau akan rehabilitasi gelanggang pacuan kuda maesa Tompaso menjadi andalan warga Tompaso dan sekitarnya bahkan Sulut pada umumnya.” tegasnya disambut spontanitas dengan tepuk tangan meriah dari penonton.

Diketahui bahwa Gelanggang Pacuan Kuda Tompaso (Pinabetengan) bukan arena biasa. Ia menyebut ini bagian laga Internasional di tengah menyusutnya arena pacuan kuda di Asia.

“Ketika negara-negara besar mulai menutup lintasan, Sulawesi Utara justru melihat peluang.
Kalau Hongkong tutup, jadinya mau ke mana? Ya Ke sini. Gelanggang Maesa Tompaso tempatnya,” Imbuhnya

Gubernur YSK juga turut menyampaikan pesan kepada masyarakat sekitar sembari mengingatkan agar warga tidak terburu-buru melepas lahan, karena Tompaso diproyeksikan menjadi pusat pacuan kuda bertaraf dunia.
“Ini akan kita jadikan tempat paling seksi di dunia,jangan buru buru dijual.” Tandasnya

Optimisme itu bukan tanpa dasar, Gubernur Yulius Selvanus mengungkapkan ada sekitar 60 persen kuda pacu nasional berasal dari Minahsa sekitarnya provinsi Sulawesi Utara. Dan menjadi Modal besar untuk melompat lebih jauh.
“Di Tahun 2026–2027, kita tidak lagi bicara nasional akan tetapi akan bicara skala internasional,” ungkapnya

Pagelaran kuda pacu di Tompaso hari ini menjadikan olahraga kuda pacu di Sulawesi Utara sebagai salah satu pintu kebangkitan ekonomi dan pariwisata berkuda dan identitas level global.

Gubernur Yulius mengajak masyarakat untuk bersama-sama pemerintah, memajukan olahraga berkuda di Sulut,“Pordasi hanya satu. Pordasi jaya. Satu komando, petarung!” menutup sambutan Gubernur yulius disambut plause meriah dari seluruh pasang mata pecinta berkuda Tompaso dan sekitarnya.

Turut hadir pada kegiatan ini, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang,
Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura, Dan jajaran pengurus Pordasi Sulut. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.