Jurnalline.com, Ogan Ilir (Sumsel) Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Bagian Kesra mengadakan kegiatan peringatan Hari Besar Islam Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H/2026 M Tingkat Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (21/1/2026), Acara bertempat di Masjid Agung An Nur, Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai.
Acra Peringatan Hari Besar Islam Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026 di laksanakan secara sederhana dan khidmat, di hadiri Wakil Bupati OI H. Ardani, Pj Sekda Dicky Syailendra, Staf ahli Bupati, Asisten Setda, para Kepala OPD, Camat, Ibu-ibu pengajian majlis Ta’lim dan masyarakat.
Wakil Bupati Ogan Ilir Ardani menyampaikan bahwa, peringatan Isra’ Mi’raj Nabis Muhammad SAW merupakan tradisi yang sudah kental dikalangan masyarakat kaum muslim, dan kita umat Nabi Muhammad setiap tahun memperingati hari yang sangat bersejarah bagi umat Islam.
“Peringatan isra’ Mu’raj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan setiap tahunnya ini bukan hanya ritual tahunan semata akan tetapi memontum ini adalah upaya dalam mempertebal ke imanan kepada Allah SWT, karena banyak hikmah dan pelajaran dari perjalanan Nabi Muhammad SAW yang dapat dipetik dalam merealisasikan kehidupan sehari-hari”, jelasnya.
Sebagai umat Islam, kita tentunya wajib meyakini terjadinya peristiwa Isra’ dan Miraj, terlebih peristiwa itu diperjalankannya Nabi Muhammad SAW dari bumi ke Sidratul Muntaha untuk menerima wahyu Sholat lima waktu dalam sehari semalam,”ucapnya.
Kepala Bagian Kesra OI Hendra Wijaya mengatakan, alhamdulillah syukur pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir tetap melaksanakan kegiatan Peringatan Hari Besar Islam yakni Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momentum bagi umat Islam untuk mengingat dan memberikan pelajaran bagi kita bagaimana suatu peristiwa yang terjadi pada Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu dari Allah SWT.
Wahyu yang di Terima Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT saat peristiwa Isra’ dan Mi’raj tersebut adalah perintah melaksanakan Shalat.
Sebagaimana kita ketahui dalam sejarah Islam bahwa Isra’ merupakan suatu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid Haram ke Masjid Al Aqsha pada malam hari, sedangkan Mi’raj perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid Al Aqsha menju Sidratul Muntaha atau langit Ke Tujuh,” Jelasnya.
Selaku Kepala Bagian Kesra, saya mengajak terutama masyarakat Ogan Ilir kiranya dapat memaknahi arti peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. (Sy)
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
