Jurnalline.com, Langowan —
Kepsek SMP Negeri 1 Langowan Greesje Kajuwatu, S. Pd kepada wartawan media ini, Selasa (20/01/2026) mengungkapkan di tahun 2026 ini harapannya Prestasi yang sudah dicapai di tahun 2025 kemarin terus untuk dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan lagi.
“Atas nama Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Langowan, mendorong serta terus memotifasi para Anak didiknya untuk terus meningkatkan penguasaan Literasi Digital dibidang Pendidikan. ” Ujarnya
Diketahui sebelumnya bahwa SMPN 1 Langowan menurut Surya Putra Sarungu, selaku Specialist Google Education, dengan pengembangan digitalisasi dalam pembelajaran harapannya Langowan diKabupaten Minahasa menjadi sekolah referensi google.
Adapun Dalam program ini kata SP. Sarungu Google support untuk trainer dalam hal edukasi kepada guru-guru memberikan pemahaman untuk pengetahuan pembelajaran secara digital.
Adapun setelah para guru sekolah tersebut mengikuti pelatihan dasar Google Workspace for Education (GWE) dan mendapatkan lencana Pendidik Tersertifikasi Google Level 1 dan Level 2, guru mulai mengimplementasikan di sekolah.
“Seperti pembelajaran memakai chromebook, Jadi chromebook ini tidak hanya digunakan saat ujian. Tapi juga bisa dipakai dalam pembelajaran setiap hari, dimana tujuan program ini untuk membantu pemda dalam rangka meningkatkan literasi digital di sektor pendidikan.” Tandasnya
Semoga bantuan kedua Interaktif Flat Panel (IFP) dari Kemendikdasmen di SMP Negeri 1 Langowan akan benar benar memberikan dampak pada peningkatan kualitas Mutu Pendidikan di sekolahnya tersebut.
Mengutip arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyoroti bahwa program ini membawa manfaat besar bagi ekosistem pendidikan.
“Kita harus benar-benar memberi pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita di seluruh Indonesia, tidak terkecuali. Tidak boleh ada bagian dari Indonesia yang tertinggal kualitas pendidikannya, harus sama baiknya, dan salah satu cara kita adalah menggunakan lompatan teknologi digitalisasi,” ujar Presiden
Sementara itu terkait dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ada sekitar 865 siswa dan siswi yang tah menerima pendistribusian MBG. “Semoga akan terus ditingkatkan dan lebih baik serta konsistensi waktu dalam pendistribusian MBG di sekolahnya. ” Pungkasnya (EffendyIskandar).
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
