Satu Tahun Kepemimpinan YSK Victor, Ekonomi Sulut Tumbuh 5,66 Persen

Spread the love

Jurnalline.com, Manado – Genap satu tahun kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay, berbagai capaian pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara mulai menunjukkan hasil positif di berbagai sektor strategis.

Sejak memimpin daerah yang dikenal sebagai Bumi Nyiur Melambai, pasangan kepemimpinan ini mendorong penguatan ekonomi daerah, pengembangan pariwisata, peningkatan prestasi olahraga, ketahanan pangan hingga layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Sulut menegaskan bahwa berbagai program yang dijalankan bertujuan mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan dengan dukungan penuh masyarakat.

Ekonomi Sulut Tumbuh 5,66 Persen,

Salah satu indikator keberhasilan pembangunan terlihat dari pertumbuhan ekonomi Sulut pada tahun 2025 yang mencapai 5,66 persen (c-to-c) dengan nilai PDRB ADHB sebesar Rp204,75 triliun.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh sektor industri pengolahan dan ekspor luar negeri yang menjadi motor utama ekonomi daerah. “Selain itu, pemerintah juga mencatat kondisi ekonomi yang relatif stabil dengan inflasi yang terkendali, serta tingkat kemiskinan dan pengangguran yang terjaga.”

Stabilitas tersebut turut berdampak pada daya beli masyarakat yang tetap kuat, sekaligus memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Sulut ke depan.

Pariwisata Makin Bergairah,

Di sektor pariwisata, Pemprov Sulut melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata daerah.

Beberapa program yang dilakukan antara lain revitalisasi Bukit Kasih, pembenahan Museum Daerah, serta penataan kawasan wisata Danau Tondano. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat posisi Sulut sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia.

Selain itu, penyelenggaraan Festival Bunaken terus didorong sebagai agenda wisata internasional yang mampu menarik wisatawan mancanegara.

Konektivitas udara juga diperkuat dengan dibukanya penerbangan langsung Seoul–Manado oleh maskapai Eastar Jet, yang diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Sulut.

Pemerintah juga mengaktifkan PT Pengembangan Pariwisata Sulut (PPSU) guna mengelola aset wisata secara profesional dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Olahraga Kembali Bangkit,

Komitmen memajukan olahraga daerah juga menjadi perhatian serius dalam kepemimpinan Yulius–Victor.

Sejumlah langkah strategis dilakukan, antara lain rehabilitasi Kolam Renang Ranowangko agar memenuhi standar nasional, serta revitalisasi pacuan kuda Minahasa yang diproyeksikan menjadi ikon sport tourism di Sulut.

Pemerintah provinsi juga aktif mendukung berbagai kegiatan olahraga masyarakat dan pembinaan atlet daerah.

Di sisi lain, kebangkitan klub sepak bola Persma 1960 dari Liga 4 menuju level yang lebih tinggi turut menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kejayaan olahraga Sulawesi Utara.

Sulut juga dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026, yang diharapkan mampu meningkatkan prestasi sekaligus mendorong sektor sport tourism.

Ketahanan Pangan Diperkuat,

Pada sektor ketahanan pangan, Pemprov Sulut meluncurkan berbagai program strategis guna memastikan ketersediaan pangan masyarakat.

Program Gerakan Pangan Murah telah digelar di 190 titik untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Selain itu, pemerintah juga melakukan optimalisasi 2.000 hektare lahan padi guna meningkatkan produksi dan mendukung swasembada pangan.

Program “Tanam Apa yang Dimakan” juga terus digalakkan kepada masyarakat, disertai dengan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Layanan Kesehatan Diperluas,

Di bidang kesehatan, pemerintah provinsi menegaskan komitmennya dalam memastikan layanan kesehatan menjangkau seluruh masyarakat, termasuk wilayah terpencil dan kepulauan.

Beberapa program yang telah dijalankan antara lain penyaluran ambulans ke wilayah pelosok Bolaang Mongondow, termasuk Desa Kembang Mertha.

Pemprov Sulut juga menghadirkan kapal layanan kesehatan bergerak (kapal klinik) yang melayani masyarakat di wilayah kepulauan.

Upaya tersebut mendapat pengakuan nasional melalui penghargaan kesehatan daerah dan pencegahan stunting terbaik nasional 2025 serta Universal Health Coverage Award sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah dalam perlindungan kesehatan masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga menginstruksikan seluruh rumah sakit daerah agar tetap memberikan pelayanan kepada warga yang terdampak kebijakan pembatasan JKN PBI.

Ajak Masyarakat Terus Mendukung,

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi mendukung berbagai program pembangunan.

Dengan semangat kebersamaan, pemerintah optimistis berbagai program strategis dapat terus berjalan demi mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Dengan dukungan masyarakat Kawanua, pembangunan Sulut akan terus bergerak maju,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum satu tahun kepemimpinan Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.