Alat Tangkap Tidak Ramah Lingkungan, TNI AL Gelar FGD
October 7, 2021- Tweet
- Pin It
Jurnalline.com, Jakarta – Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan yang saat ini mengarah pada penggunaan teknologi alat tangkap yang tidak sejalan dengan konsep ramah lingkungan, menginisiasi TNI Angkatan Laut dalam hal ini Dinas Hukum Angkatan Laut (Diskum AL) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Penggunaan Alat Tangkap Cantrang Dalam Perspektif Penegakan Hukum dan Sosial Budaya” secara daring dari Ruang Rapat Diskum AL, gedung B4 Lantai 5 Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (07/10) dipimpin Kadiskum AL Laksma TNI Leonard Marpaung, S.H., M.H.

Kekayaan sumber daya kelautan yang berlimpah menempatkan Indonesia menjadi sangat penting dan strategis ternyata juga memunculkan permasalahan yang komplek salah satunya dalam pengelolaan sumber daya perikanan dengan menggunakan alat tangkap cantrang yang tidak ramah lingkungan dan dapat merusak ekosistem laut.

Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr (Han)., dalam sambutan yang di bacakan Waasops Kasal Laksamana Pertama TNI Wasis Priyono S.T. M.Tr (Han). saat membuka FGD menyampaikan bahwa permasalahan pengelolaan sumber daya perikanan masih banyak menimbulkan persoalan salah satunya pemanfaatan sumber daya perikanan yang saat ini mengarah pada penggunaan teknologi yang tidak sejalan dengan konsep ramah lingkungan, yaitu pengunaan alat tangkap cantrang yang tidak ramah lingkungan dan dapat merusak ekosistem laut.
Menurut Asops Kasal, permasalahan penggunaan alat tangkap cantrang juga berdampak terhadap para nelayan nusantara. Konflik horizontal antara nelayan yang pro cantrang dengan yang tidak pro cantrang akan menimbulkan kecemburuan sosial. “Hal ini akan berdampak pada pendapatan hasil tangkapan yang di dapat, dimana nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan akan mendapatkan hasil yang lebih sedikit dari pada nelayan yang menggunakan cantrang” jelas Asops.
Terkait dengan permasalahan tersebut, penyelenggaraan FGD ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dan alternatif solusi yang terbaik dalam pelaksanaan penggunaan alat tangkap cantrang dalam perspektif penegakan hukum dan sosial budaya. Selain itu dapat menghasilkan rekomendasi yang komprehensif dalam hal pengelola sumber daya perikanan dengan adanya regulasi yang tepat, penegakan hukum dan sosial budaya serta pemikiran-pemikiran yang konseptual dalam upaya menjaga kepentingan Nasional Indonesia di laut.
FGD dengan peserta para profesional bidang hukum terdiri dari Perwira TNI AL, perwakilan Kemenkopolhukam, Kemenko Maritim, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Bakamla, Kementerian Pendidikan, Sops Mabes TNI, Ster Mabes TNI, BAIS, Babinkum TNI, Puskersin, Ditkum TNI AD, Diskum TNI AU, Dit Polair Mabes Polri, LIPI, BPPT dan para Dosen/Mahasiswa dari berbagai Universitas ini menghadirkan narasumber Direktorat Jenderal PSDKP Ir. Suharta, M. Si.,dengan materi pembahasan Kebijakan Larangan Pengunaan API Cantrang Dalam Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perikanan dan Kadiskum Koarmada II Kolonel Laut (KH) Totok Sumarsono, S.H., M.H., M.Tr. Hanla. dengan materi Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perikanan (Alat Tangkap Cantrang).
Sementara Ketua Bidang Hukum, Advokasi dan HAMDPP HSNI Dr. Drs. Ahmad Yani, S.H., M.H., menyampaikan materi Simalakama Penggunaan API Cantrang Bagi Nelayan sedangkan Wakil Dekan SB Institut Pertanian Bogor dan Sekjen Masyarakat Perikanan Nusantara Dr. Nimmi Zulbainarni, SPi, MSi. mengupas tentang Pengaruh Alat Tangkap Terhadap Lingkungan Ditinjau Dari Sosial Budaya
Kegiatan ini sejalan dengan Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam membangun Sumber Daya Manusia TNI AL yang unggul dan profesional.
Editor : Ndre
Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut.
You may also like...
Pages
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap
Archives
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- December 2021
- November 2021
- October 2021
- September 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- December 2020
- November 2020
- October 2020
- September 2020
- August 2020
- July 2020
- June 2020
- May 2020
- April 2020
- March 2020
- February 2020
- January 2020
- December 2019
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- July 2019
- June 2019
- May 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- January 2019
- December 2018
- November 2018
- October 2018
- September 2018
- August 2018
- July 2018
- June 2018
- May 2018
- April 2018
- March 2018
- February 2018
- January 2018
- December 2017
- November 2017
- October 2017
- September 2017
- August 2017
- July 2017
- June 2017
- May 2017
- April 2017
- March 2017
- February 2017
- January 2017
- December 2016
- November 2016
- October 2016
- September 2016
- August 2016
- July 2016
- June 2016
- May 2016
- April 2016
- March 2016
- February 2016
- January 2016
- December 2015
- November 2015
- October 2015
- September 2015
- August 2015
Categories
- AdvertNews (63)
- Ekonomi (41)
- Gaya Hidup (1,237)
- Hukum & Kriminalitas (2,002)
- Internasional (30)
- Nasional (84,271)
- KOARMABAR (117)
- KOLINLAMIL (51)
- PENKOSTRAD (20,796)
- Olahraga (602)
- Pariwisata & Budaya (15)
- Pendidikan (243)
- Peristiwa (491)
- Politik (558)
- Profil (3)
- Sains & Teknologi (1)
- SMSI (43)
- Uncategorized (909)

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 81 Berita Terkini
- August 17, 2026
14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan di Tangerang, Celurit 1,5 Meter Disita
- August 17, 2026
Peringati HUT Ke-81 RI, Kasdam XIII/Merdeka: Perkokoh Komitmen Pengabdian kepada Bangsa
- August 17, 2026
Penuh Khidmat, Pangdam XIII/Merdeka Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 RI
- August 17, 2026
Sinergi TNI Bersama Komduk Perkuat Keamanan jelang HUT RI Ke-81
- August 17, 2026
Perkuat Kamtibmas, Koramil 04/Jati Asih dan Aparat Keamanan Laksanakan Patroli Bersama
- August 17, 2026
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap



