Peringatan Hari Desa Nasional 2026, Camat Fenty TW. Lapian Apel Bersama Para Hukum tua

Spread the love

Jurnalline.com, Kawangkkan (MINAHASA) —
Berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Kawangkoan Utara, Kab. Minahasa, Kamis (15/01/2026) dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Desa tahun2026 mengangkat tema: Bangun Desa, Bangun Indonesia Desa Terdepan Untuk Indonesia.

Camat Kawangkoan Utara, Fenty TW. Lapian, SE,. dihadapan para Hukum Tua se-Kecamatan Kawangkoan Utara, Perangkat Desa, Anggota BPD, TP-PKK, Pendamping Desa, Kelembagaan Desa Yang Hadir, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Serta seluruh peserta apel yang hadir.

Menyampaikan Tema ini bukanlah sekadar rangkaian kata. Tema ini adalah pengingat bahwa Indonesia tidak akan bisa maju jika desanya tertinggal.

Indonesia hanya akan berjaya jika sesa desanya kuat. Di wilayah Kecamatan Kawangkoan Utara, semangat ini harus kita ejawantahkan dalam karya nyata di 6 desa yang kita cintai.

Menjadikan ” Desa Terdepan Untuk Indonesia” Berarti kita harus memastikan bahwa: 1. Pelayanan Terdepan, masyarakat di desa harus mendapatkan layanan publik yang cepat, mudah, dan transparan melalui digitalisasi desa. 2. Ekonomi Terdepan. Potensi lokal Kawangkoan Utara, baik di sektor pertanian maupun UMKM, harus menjadi penggerak ekonomi yang mendiri. 3. SDM Terdepan, Perangkat desa dan masyarakat harus terus meningkatkan kapasitasnya agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks ditahun 2026 ini.

Hari ini bukan sekedar seremonial, melainkan momentum pengingat bahwa masa depan Indonesia dimulai dari langkah-langkah kecil di desa kita.

Sesuai dengan Tema : Bangun Desa Bangun Indonesia, Deaa Terdepan Untuk Indonesia”, kita dipanggil untuk menyelaraskan gerak dengan Asta Cita ke-6 Presiden, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Diketahui Kawangkoan Utara adalah wilayah yang diberkati dengan potensi luar biasa di 6 Desa kita:

  1. Desa Kiawa Satu Utara, sebagai ikon wisata kuliner buah durian,
  2. Desa Kiawa Satu Barat, Dengan pesona wisata air terjun yang memanjakan mata,
  3. Desa Kiawa Dua, Yang telah membuktikan diri sebagai Desa Digital dan Desa Migran Produktif,
  4. Desa Kiawa Satu, Pusat UMKM yang mengharumkan nama kita melalui produksi kue telur dan kacang Shanghai,
  5. Desa Kiawa Dia Timur dan Desa Kiawa Dua Barat, Sebagai sentra peternakan ayam dan B2 yang menopang ekonomi wilayah.
  6. Serta seluruh Kiawa Raya yang merupakan rumah bagi para pejuang devisa (TKI/TKW) yang telah berkontribusi besar bagi pembangunan daerah.

Lanjut Lapian, Tahun 2026 ini kita menghadapi tantangan dimana lagu anggaran Dana Desa (ADD) untuk pembangunan fisik sarana prasarana mengalami pengurangan. Namun, saya tegaskan, pengurangan anggaran tidak boleh mengurangi semangat membangun.

“Mari kita beralih fokus pada penguatan SDM dan Ekonomi kerakyatan melalui: Ketahanan Pangan, , optimalkan lahan yang ada agar kita mandiri secara pangan, BUMDes dan Kopdes Merah Putih, mari kita hidupkan kembali koperasi dan badan usaha milik Desa sebagai motor ekonomi lokal yang tangguh. “Tandasnya

“Prestasi yang telah kita raih selama ini harus terus dioertahankan, inovasi tidak butuh anggaran besar, inovasi butuh kemauan yang besar.”
“Mari kita Jadikan Hari Desa Nasional 2026 ini sebagai titik balik untuk lebih solid, lebih kreatif, dam lebih mencintai Desa kita sendiri.

Selamat Memperingati Hari Desa Nasional 2026 mari wujudkan semagat : Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan Untuk Indonesia, Kawangkoan Utara Jaya.
(EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.