Rusdi : Memenuhi Kebutuhan Dasar Atau Peningkatan Ekonomi, di RKPD 2027 Pemkot Tangerang

Spread the love

Jurnalline.com, Kota Tangerang – Melihat rencana Pemkot Tangerang guna menjadikan wilayahnya sebagai daerah Aerotropolis, Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi M.Si., ingatkan Pemkot Tangerang dan setiap elemen yang ada, agar merumuskan dan mendiskusikan kebijakan, guna meningkatkan PAD, (Pendapatan Asli Daerah).

Karena menurut nya, target PAD yang dicanangkan oleh Pemkot Tangerang hanya bertambah seratus miliar dari PAD di tahun sebelumnya.

“PAD di tahun 2026 adalah Rp 3,2 trilyun, sedangkan untuk tahun 2027, Rp 3,3 trilyun. Itu artinya hanya ada penambahan 100 Milyar,” ucapnya.

Dia menyinggung masalah PAD ini karena mengingat tingkat inflasi yang terus saja terjadi, yang mengakibatkan harga semakin naik, sedangkan kebutuhan dan rencana Pemkot sangat banyak dan pendapatannya tetap.

Dalam pengamatannya, PAD Pemkot hanya habis untuk persoalan kebutuhan dasar, seperti pemenuhan dunia kesehatan dan pendidikan, sedangkan kebutuhan untuk usaha sangat kecil.

“UMKM itu merupakan ekonomi andalan kita guna memperkuat ekonomi masyarakat. Ini terbukti saat Covid terjadi,” ulasnya.

“Namun dari anggaran yang disediakan itu sangat kecil dan hanya Rp 100 Milyar,” tukasnya.

Karena itu Rusdi sempat menanyakan pada Walikota Sachrudin, apakah cara ini tepat atau ada cara lain guna memajukan Kota Tangerang, pada satu waktu.

“Apakah lebih baik kebutuhan dasar mudah tapi daya beli lemah, atau mandiri tapi tingkat pendapatan warga meningkat,” katanya.

“Sehingga dengan tingkat pendapatan yang tinggi, warga bisa memenuhi kebutuhannya,” jelas Rusdi.

Ia yang jadi pembicara pertama dalam acara RPKD 2027 yang di gelar di aula Al Amanah Pemkot Tangerang, Rabu (21/01) ini, memang banyak menyoroti berbagai kebijakan Pemkot.

Menerima hal ini Walikota Sachrudin yang jadi pembicara kedua, menyatakan sangat berterimakasih atas ide dan masukan ketua DPRD tersebut.

Namun begitu, dia juga meminta kepada para tamu undangan yang hadir menuangkan ide dan usulannya juga, di kertas lampiran yang sudah disediakan.

“Acara ini merupakan ruang diskusi dan usulan bagi warga atas RKPD di tahun 2027 nanti. Silahkan tulis dan ajukan ya,” ujar Walikota.

“Semua yang diusulkan disini, akan jadi acuan kita dalam menentukan kebijakan pembangunan dan pelayanan Pemkot pada warga,” terangnya.

Selain itu Sachrudin juga menegaskan komitmen kota Tangerang untuk memberikan pelayan lebih baik dengan 3 G, selain dari pada program yang sudah berjalan.

“Dengan 3 G, yaitu Gampang Sekolah, Gampang Kerja dan Gampang Sembako, insya Allah warga Tangerang bisa lebih sejahtera,” tukasnya.

Selain dari kedua pembicara tadi, terdapat juga para nara sumber lain yang berasal dari BPS Pusat, Provinsi Banten dan Tangerang yang mengisi acara ini.

Ketua Bappeda Kota Tangerang Hj. Yetty Rohaeti yang jadi salah satu nara sumber dan tuan rumah acara ini menyampaikan apresiasinya atas partisipasi para peserta.

“Semoga acara konsultasi publik ini bisa memberikan dan menghasilkan keputusan, yang baik bagi warga Tangerang,” katanya.

Hadir dalam acara ini, segenap kepala OPD dan Camat se-Kota Tangerang.

Perwakilan para akademisi, perwakilan komunitas anak dan remaja, perwakilan kaum Disabilitas dan Karang Taruna, serta insan pers.

(Tim JTR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.