Bursa Pemilihan Ketua PWI Sulut Panas

Spread the love

Jurnalline.com, Sulut — Bursa pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) provinsi Sulawesi Utara periode 2026-2031 panas dan kian seru.
Sosok figur yang sarat pengalaman, Jhon Paransi, secara resmi menyatakan sikap untuk bertarung dalam kontestasi bergengsi tersebut setelah menyerahkan berkas pendaftaran langsung kepada Ketua Panitia di Kantor PWI Sulut Senin, (09/03/2026) sore

Langkah ini bukan sekadar partisipasi biasa. Mantan Ketua PWI Kota Tomohon dua periode tersebut melangkah dengan penuh percaya diri, membawa visi besar untuk masa depan organisasi jurnalis tertua di Indonesia ini bagi wilayah Sulawesi Utara.

Dukungan yang mengalir bagi ‘Jopa’ Sapa akrab insan Pers dibumi Nyiur melambai bukanlah tanpa alasan.

Ia dikenal sebagai jurnalis “tiga zaman” yang telah mencicipi berbagai asam garam dunia media diantara dalam Dunia Penyiaran yang mengasah kemampuan komunikasi publik, Media Cetak dimana Ia menempa ketajaman pena sebagai wartawan koran selama bertahun-tahun, kemudian kepemimpinan Organisasi yang sudah teruji memimpin PWI Tomohon selama dua masa jabatan.

Keberanian sosok John Paransi untuk maju dipandang sebagai sinyal positif bagi regenerasi kepemimpinan yang berintegritas.

Dengan kombinasi kematangan organisatoris dan jaringan yang luas, ia dinilai sangat layak mengemban mandat dari rekan-rekan sejawat PWI di Provinsi Sulawesi Utara.

“Ini adalah panggilan pengabdian. Pengalaman yang saya miliki adalah modal untuk membawa PWI Sulut ke arah yang lebih inklusif dan profesional,” ungkap Paransi dalam keterangannya.

Sementara Untuk mewujudkan visi tersebut, Jhon Paransi membawa tiga pilar utama misi pengabdian:

  1. Transformasi Digital dan Kompetensi untuk Mempercepat adaptasi jurnalis PWI Sulut terhadap platform digital, tanpa meninggalkan etika jurnalistik yang luhur.
  2. Kesejahteraan dan Perlindungan Hukum dalam Memperkuat advokasi bagi setiap anggota PWI dan mendorong kolaborasi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi wartawan.
  3. Sinergi Lintas Sektoral dengan Menjadikan PWI Sulut sebagai mitra kritis namun solutif bagi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan di daerah.
    Hal ini akan saya laksanakan karena “PWI bukan sekadar organisasi profesi, ia adalah rumah besar bagi para intelektual daerah”,

“Saya datang bukan untuk memerintah, tapi untuk melayani rekan-rekan sejawat agar kita semua bisa berdiri tegak, dihargai, dan tetap relevan di tengah disrupsi media saat ini.” Ungkapnya

Menambahkan juga Pengalaman dalam memimpin organisasi Hirarki PWI Tomohon dua periode adalah bukti bahwa saya paham apa yang dibutuhkan rekan-rekan di lapangan. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.