Jurnalline.com, Manado — Penyelenggaraan Konferensi PWI Provinsi Sulut tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Walikota Manado, Selasa (31/03/2026) Berjalan dengan cukup alot dengan dihadiri langsung Ketua OKK PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan ini Merupakan Amanat Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga PWI, yang ditetapkan berdasarkan hasil kongres Persatuan PWI di Cikarang 29-30 Agustus 2025, dan berdasarkan Konsesus kongres Persatuan PWI tahun 2025 telah disahkan pada Konkernas diserang, Banten pada tanggal, 7 Februari 2026.

Surat Keputusan Pengurus Pusat PWI , Nomer: 069-PGS/PP-PWI/III/2026, tanggal 4 Maret 2026, tentang pelaksanaan Tugas Konferensi provinsi Sulut , tanggal 31 Maret 2026 dimanado.
Adapun pada pelaksanaan Konferensi PWI PROV Sulut tahun 2026 ini tampil sebagai Calon Ketua PWI prov. Sulut antara lain:
Sementara Untuk Calon DKP PWI prov.Sulut, yakni:
Kegiatan yang dihadiri Ketua Ketua OKK PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh, turut didampingi Mercys Loho, memberikan apresiasi karena konferensi PWI Sulut hari ini boleh dilaksanakan dengan lancar.
Diketahui dalam pemilihan yang digelar di Aula BKPSDM Manado, Sintya Bojoh berhasil meraup 149 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, Merson Simbolon dengan Raihan suara 109, dan John Paransi yang hanya memperoleh 4 suara.
Dari total 265 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) PWI Pusat, tiga suara dinyatakan tidak sah.
Kemenangan ini bukan sekadar hasil kontestasi, tetapi menjadi tonggak penting dalam sejarah PWI, khususnya di Sulawesi Utara.
Untuk pertama kalinya, posisi ketua di tingkat provinsi Sulut dipercayakan kepada sosok perempuan, menandai perubahan signifikan dalam dinamika kepemimpinan organisasi kewartawanan.
Secara analisis akan keberhasilan Sintya mencerminkan pergeseran preferensi pemilih yang mulai mengedepankan kapasitas, integritas, dan visi kepemimpinan, tanpa lagi terikat pada dominasi gender.
Dukungan luas yang diraih juga menunjukkan adanya harapan besar terhadap pembaruan organisasi, terutama dalam menghadapi tantangan industri media yang semakin kompleks.
Selain memilih ketua, konferensi tersebut juga menetapkan Satrin Lasama sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulut periode tahun 2026–2031, memperkuat struktur organisasi dalam menjaga etika dan profesionalisme wartawan.
Terpilihnya Sintya Bojoh menjadi Ketua PWI Sulut tidak hanya mencatat sejarah, tetapi juga membuka ruang baru bagi kepemimpinan inklusif di tubuh organisasi pers kini tertuju pada langkah konkret dalam memperkuat independensi, profesionalisme, serta kredibilitas wartawan yang ada di daerah. (EffendyIskandar)
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
