Jalesva Jayamahe
Jurnalline.com, Jakarta, – Dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran mobilisasi masyarakat pada masa arus balik lebaran, TNI AL menyiagakan kekuatan penuh di titik strategis Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai bentuk sinergi antar-matra guna memastikan pelayanan penyeberangan berjalan aman dan kondusif.

Sebanyak 480 personel gabungan TNI dikerahkan untuk memperkuat pengamanan di wilayah pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali tersebut. Kekuatan Unsur
TNI AL mendominasi pengerahan kekuatan dengan mengirimkan 380 prajurit yang terdiri dari berbagai satuan wilayah, antara lain Korps Marinir 130 personel dan Kodaeral V Surabaya 130 personel.
Selain dukungan personel, TNI AL juga mengerahkan satu unsur kapal angkut strategis yaitu KRI Teluk Kupang-519 yang membawa 120 personel yang siap dioperasikan sewaktu-waktu untuk mendukung kelancaran logistik maupun pergerakan penumpang.
Operasi pengamanan di lapangan dipimpin langsung oleh Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Puji Santoso selaku Komandan Satuan Tugas di area pelabuhan. TNI AL juga bersinergi dengan TNI AD yang menerjunkan 100 personel.
Dengan adanya penebalan pengamanan dan dukungan prajurit TNI AL ini, diharapkan arus balik dari dan melalui Pelabuhan Ketapang dapat berjalan tertib tanpa kendala berarti, sekaligus meminimalisir potensi gangguan keamanan di area vital nasional.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan bahwa TNI AL harus senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran agenda nasional, termasuk pengamanan dan pelayanan arus mudik/balik lebaran.
Dre
Dinas Penerangan Angkatan Laut.
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
