Jurnalline.com, Jakarta, – Dalam rangka melahirkan personel keuangan yang handal dan akuntabel, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Dinas Keuangan Angkatan Laut (Diskual) menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis Keuangan (Rakernisku) I TA 2026 yang berlangsung selama dua hari mulai 29 sd 30 April 2026 yang dibuka secara resmi oleh Sekdiskual Kolonel Laut (S) Winarko Sihwidodo mewakili Kadiskual Laksma TNI Azil S. Achmad di Gedung Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (29/04).
Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Rakernisku I TA 2026 Kita Tingkatkan Akuntabilitas dan Profesionalisme Pengawak Badan Keuangan TNI Angkatan Laut” dan dihadiri oleh pengawak badan keuangan, staf Perencanaan dan pengawasan Mabesal serta para Kasubdis Diskual, Ka BP Tabplin, para Kakuwil, Ka Akun, Bendahara Pengeluaran (BP) Mabesal maupun luar Mabesal baik secara tatap muka maupun daring.
Dalam Rakernisku I TA 2026 ini, TNI AL menghadirkan beberapa narasumber berkompeten, yakni Itjenal yang membahas “Evaluasi Temuan Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) sebagai upaya mitigasi risiko”, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan dengan fokus materi “Sosialisasi Kebijakan Terbaru Terkait Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) untuk Fleksibilitas dan Keamanan Transaksi” serta “Transformasi Digital Melalui Sosialisasi Dan Uji Coba Aplikasi SIJITU (Sistem Informasi Keuangan Terpadu)” guna meningkatkan efisiensi kerja oleh Subdis Minku, pelatihan juga dilaksanakan sebagai trial pada aplikasi MYINTRESS oleh Subdis APK sebagai pengganti SAKTI.
Dalam sambutannya ditekankan bahwa pengelolaan keuangan negara di lingkungan TNI AL bukan sekadar urusan administrasi atau pembukuan, melainkan amanah besar yang vital bagi operasional dan kesejahteraan prajurit. Disoroti juga pentingnya memegang teguh semboyan Korps Suplai, “Jala Yoda Pawitra Murba”, yang berarti prajurit laut yang bermoral, jujur dan profesional.
“Setiap rupiah yang dikelola adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan sepenuhnya. Tidak boleh ada celah bagi praktik KKN. Transparansi adalah kunci membangun kepercayaan publik dan internal organisasi. Selain itu personel korps suplai juga harus senantiasa menegakkan akuntabilitas, meningkatkan profesionalisme, menjaga etika dan moral serta memelihara semangat kerja,” tegas Sekdiskual mewakili sambutan Kadiskual.
Melalui momentum Rakernisku ini, diharapkan dapat terjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih solid diantara komunitas keuangan TNI AL, sehingga mampu mewujudkan badan keuangan yang lebih profesional, modern, dan berintegritas di masa depan.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
