Jurnalline.com, Minahasa — Mendukung program nasional Koperasi desa dan Kelurahan Merah putih (KDKMP) diwilayah Langowan Barat, kab.Minahasa terus dikebut pekerjaannya upaya mendukung program Nasional bahwa kehadiran KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menciptakan kemandirian desa.

Diketahui Program pemerintah ini berfungsi sebagai pusat layanan terpadu yang menyediakan sembako murah, akses permodalan, fasilitas kesehatan, serta pengelolaan hasil tani dan logistik lokal secara gotong royong.
Dikatakan Danramil 1302-09/Minahasa Langowan Kapten Inf. Johan Soriton kepada wartawan media ini adapun dari tiga Lokasi pembangunan KDKMP diwilayah Langowan Barat, seperti di Desa Raranon, Desa Raringis dan Desa Tunaratas Dua ditargetkan awal bulan depan sudah selesai pekerjaannya.
“Pekerjaan pembangunan Kopdes Merah Putih diwilayah Langowan barat, dipastikan selesai akhir bulan juli ini dan lainnya rampung awal Agustus 2026 mendatang.” ujar Danramil Johan
Menurutnya suksesnya pembangunan KDKMP wilayah Langowan juga dapat didukung masyarakat, terutama Pemerintah desa sehingga proses pembangunannya berjalan lancar tidak ada kendala. “Harapannya pembangunan KDKMP diwilayah Koramil Langowan ini semua sesuai arahan panglima.
Diketahui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hadir sebagai instrumen ekonomi kerakyatan yang berlandaskan asas kekeluargaan, gotong royong, dan kemandirian.
Keberadaan KDMP di desa tersebut tidak hanya berfungsi sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi sosial masyarakat desa secara berkelanjutan.
1. Dampak Ekonomi Langsung Bagi Warga
KDMP memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Melalui unit usaha simpan pinjam, perdagangan, jasa, dan kemitraan usaha, warga mendapatkan:
Akses permodalan yang lebih mudah, murah, dan aman dibandingkan lembaga keuangan informal.
Kesempatan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Perputaran ekonomi desa yang lebih sehat karena transaksi dilakukan di dalam desa sendiri.
Dengan demikian, ketergantungan warga terhadap rentenir atau pinjaman berbunga tinggi dapat ditekan secara signifikan.
2. Penciptaan Lapangan Kerja dan Pengurangan Pengangguran
KDMP membuka peluang kerja baru bagi masyarakat desa, baik sebagai:
Pengurus dan pengelola koperasi
Tenaga administrasi dan akuntansi
Tenaga operasional unit usaha koperasi
Mitra usaha dan pemasok lokal
Hal ini berdampak pada berkurangnya angka pengangguran desa dan meningkatnya pendapatan keluarga. (Ef_Iskandar)
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
