Jurnalline.com, Belu – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad menerima penyerahan secara sukarela satu pucuk senjata api laras panjang jenis Springfield dari seorang warga Dusun Fatuleki, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka. Senin (27/7/2026).
Penyerahan senjata tersebut merupakan hasil dari pembinaan teritorial yang dilaksanakan secara berkesinambungan dengan mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi persuasif, serta kemitraan yang erat dengan masyarakat di wilayah perbatasan.
Kepercayaan masyarakat terhadap personel Satgas terbangun melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial, di antaranya komunikasi sosial, pelayanan kesehatan, anjangsana, serta keterlibatan aktif dalam membantu berbagai aktivitas masyarakat. Di samping itu, edukasi mengenai bahaya kepemilikan senjata api ilegal turut meningkatkan kesadaran warga, sehingga senjata peninggalan konflik Timor Timur tersebut diserahkan secara sukarela kepada Satgas.
Setelah diterima, senjata api tersebut langsung diamankan sesuai prosedur yang berlaku dan selanjutnya dilaporkan kepada komando atas untuk penanganan lebih lanjut.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan yang mengedepankan pembinaan, komunikasi, dan kepercayaan mampu memperkuat sinergi antara Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad dengan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan terus mendukung terwujudnya situasi keamanan yang aman, tertib dan kondusif di wilayah perbatasan.
Fram69
(Penkostrad).
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
