Semarak HUT RI ke-81, TK At Taqwa Gondrong Gelar Upacara dan Lomba Kemandirian Anak

Spread the love

Jurnalline.com, Kota Tangerang – Semangat kemerdekaan dan keceriaan anak-anak mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di TK At Taqwa, Yayasan Pendidikan Islam Harapan Taqwa, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.(Selasa) 18/8/2026.

 

Kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan tersebut menjadi momentum istimewa bagi para siswa untuk mengenal makna kemerdekaan sejak usia dini sekaligus belajar tentang keberanian, kedisiplinan, kemandirian, sportivitas, dan kebersamaan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa TK At Taqwa yang biasa dikenal dengan sebutan Zadin (TK A) tampil antusias mengikuti berbagai rangkaian acara. Anak-anak mengenakan pakaian bernuansa merah, putih, serta seragam yang telah disiapkan untuk memeriahkan suasana HUT RI ke-81.

Sebelum perlombaan dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Meski para peserta masih berusia dini, suasana upacara berlangsung penuh semangat. Anak-anak diajak mengenal simbol-simbol kebangsaan sekaligus menanamkan rasa cinta Tanah Air sejak bangku pendidikan paling awal.

 

Kepala TK At Taqwa, Mayuni, bersama para guru dan orang tua siswa turut mendampingi jalannya kegiatan. Sementara Bu Anis turut berperan dalam mengatur dan mengoordinasikan anak-anak sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan meriah.

 

Usai upacara, suasana berubah semakin semarak ketika perlombaan untuk anak-anak dimulai. Salah satu perlombaan yang menarik perhatian adalah lomba memakai sepatu, yang dirancang bukan semata-mata untuk mencari siapa yang tercepat, tetapi juga untuk melatih kemampuan anak melakukan sesuatu secara mandiri.

 

Anak-anak terlihat berusaha memakai sepatu masing-masing dengan penuh konsentrasi. Ada yang langsung berhasil, ada pula yang sempat kebingungan menentukan sepatu kanan dan kiri. Tingkah polos tersebut justru mengundang senyum dan tawa para guru serta orang tua yang menyaksikan.

 

Perlombaan berikutnya juga tidak kalah menarik, yakni lomba mengenakan dan mengancingkan baju sendiri. Anak yang paling cepat menyelesaikan kancing bajunya dinyatakan sebagai pemenang.

 

Meski terlihat sederhana, perlombaan tersebut memiliki nilai pendidikan yang cukup besar. Anak-anak diajak memahami bahwa mereka secara perlahan harus mampu melakukan berbagai aktivitas sederhana tanpa selalu bergantung kepada orang tua.

 

Kepala TK At Taqwa, Mayuni, mengatakan kegiatan peringatan HUT RI ke-81 sengaja dikemas dalam suasana yang menyenangkan agar anak-anak dapat belajar sambil bermain.

 

«”Kami ingin anak-anak mengenal kemerdekaan bukan hanya melalui upacara, tetapi juga melalui kegiatan yang sesuai dengan usia mereka. Melalui perlombaan seperti memakai sepatu dan mengancingkan baju sendiri, kami ingin menanamkan keberanian dan kemandirian sejak dini,” ujar Mayuni.»

 

Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan positif. Hal-hal yang terlihat sederhana bagi orang dewasa justru dapat menjadi pembelajaran besar bagi anak-anak.

 

«”Ketika seorang anak mampu memakai sepatu sendiri atau mengancingkan bajunya sendiri, itu adalah sebuah pencapaian. Dari hal kecil seperti itu mereka belajar percaya diri, belajar berusaha, dan belajar bahwa mereka mampu menyelesaikan sesuatu dengan kemampuan sendiri,” lanjutnya.»

 

Mayuni juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendukung kegiatan sekolah dan mendampingi anak-anak dalam mengikuti rangkaian peringatan HUT RI ke-81.

 

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Kerja sama antara sekolah dan keluarga menjadi bagian penting dalam membangun karakter anak.

 

Salah seorang orang tua siswa mengaku merasa bahagia melihat putra-putrinya dapat mengikuti kegiatan peringatan kemerdekaan dengan penuh keceriaan.

 

«”Kami sebagai orang tua tentu sangat bersyukur melihat anak-anak bisa mengikuti kegiatan seperti ini. Mereka bukan hanya bermain, tetapi juga belajar disiplin, belajar menunggu giliran, belajar berani tampil, dan belajar mandiri,” ungkapnya.»

 

Ia menambahkan, lomba memakai sepatu dan mengancingkan baju memberikan pelajaran tersendiri bagi orang tua.

 

«”Kadang di rumah kita sebagai orang tua terlalu cepat membantu anak. Padahal sebenarnya mereka perlu diberikan kesempatan untuk mencoba sendiri. Ketika melihat anak berusaha memakai sepatu atau mengancingkan baju, walaupun lambat dan kadang salah, justru di situlah proses belajarnya,” katanya.»

 

Orang tua lainnya juga menyampaikan rasa bangga karena dapat melihat perkembangan anak secara langsung.

 

«”Kami sangat bersyukur anak-anak bisa tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang mengajarkan ilmu sekaligus kebersamaan. Kegiatan HUT RI seperti ini membuat anak-anak mengenal merah putih, mengenal semangat perjuangan, sekaligus menikmati masa kanak-kanak mereka dengan penuh kegembiraan,” ujarnya.»

 

Suasana semakin meriah ketika para guru memberikan semangat kepada peserta lomba. Sorak-sorai dan tepuk tangan orang tua terdengar setiap kali seorang anak berhasil menyelesaikan tantangan.

 

Tidak ada ketegangan berlebihan dalam perlombaan. Kekalahan dan kemenangan diterima dengan tawa dan kegembiraan. Bagi para guru dan orang tua, yang paling penting bukan sekadar siapa yang menjadi juara, melainkan pengalaman yang diperoleh setiap anak.

 

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara sekolah, guru, orang tua, dan para siswa. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi bagian dari nilai perjuangan bangsa terasa dalam suasana kegiatan.

 

Bagi anak-anak TK At Taqwa, HUT RI ke-81 bukan hanya tentang bendera merah putih dan perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama untuk mengenal arti kemerdekaan melalui cara yang sederhana dan menyenangkan.

 

Dari upacara, memakai sepatu, hingga mengancingkan baju sendiri, anak-anak belajar bahwa menjadi pribadi yang mandiri membutuhkan keberanian untuk mencoba.

 

Kepala TK At Taqwa Mayuni berharap semangat tersebut dapat terus dibawa anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

 

«”Harapan kami, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, mandiri, berakhlak baik, mencintai Indonesia, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki semangat untuk belajar. Kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif, dan untuk anak-anak, salah satunya adalah belajar dan berkembang sesuai dengan usia mereka,” pungkasnya.»

 

Peringatan HUT RI ke-81 di TK At Taqwa Gondrong akhirnya menjadi sebuah cerita sederhana namun penuh makna. Di balik keceriaan dan tawa anak-anak, tersimpan harapan besar para guru dan orang tua agar generasi kecil tersebut kelak tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, mandiri, berkarakter, dan mencintai Tanah Air.

 

Zakaria (Bang Zeck)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.