Pemdes Simbel Salurkan Bantuan Beras Pangan kepada 182 KPM

Spread the love

Jurnalline.com, Kakas (MINAHASA) – Pemerintah Desa (Pemdes) Simbel, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, menyalurkan bantuan beras pangan kepada 182 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Senin (31/08/2026).

Penyaluran bantuan beras pangan Bulog tersebut dilaksanakan di kediaman Hukumtua Desa Simbel, Adv. Tine Lukouw, SH, dengan masing-masing KPM menerima bantuan sebanyak 30 kilogram beras periode Juli, Agustus dan September.

 

Pantauan media ini, proses penyaluran dilakukan oleh petugas Stenly Lukouw, didampingi Ibu Deysi P. Penyaluran berlangsung sebagai bagian dari program bantuan pangan tahun 2026 bagi masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

 

Salah satu penerima manfaat, Oma Santje Lukouw, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian terhadap masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

 

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah. Bantuan beras ini sangat membantu kebutuhan pangan keluarga,” ujar Oma Santje.

 

Ia berharap program bantuan pangan tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Pemerintah Desa Simbel juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui kementerian terkait dalam upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dan menjaga ketahanan pangan.

 

Warga Minta Pendataan Transparan dan Tepat Sasaran.

 

Di tengah penyaluran bantuan beras pangan Bulog tersebut, masih terdapat kendala yang menjadi perhatian masyarakat.

 

Sejumlah warga menyoroti adanya nama penerima manfaat yang sebelumnya tercatat sebagai penerima bantuan, namun pada penyaluran kali ini namanya sudah tidak lagi terdaftar.

 

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya bagi keluarga yang sebelumnya telah menerima bantuan namun kini tidak lagi masuk dalam daftar penerima manfaat.

 

Masyarakat berharap pemerintah desa maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan mengenai mekanisme pendataan dan perubahan daftar penerima bantuan, sehingga masyarakat dapat mengetahui penyebab adanya nama yang terhapus.

 

Warga juga berharap proses pendataan penerima bantuan pangan dapat dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.