Plh. Sekdis Bravo Turangan Dorong Persiapan TKA 2026 untuk Tingkatkan Kemampuan Akademik Siswa

Spread the love

Jurnalline.com, Tompaso – Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara mendorong seluruh satuan pendidikan untuk melakukan persiapan secara serius menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026.

Persiapan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan akademik siswa sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Utara.

 

Hal tersebut disampaikan Plh. Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Bravo Turangan, S.T., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si., usai menghadiri kegiatan gabungan MKKS SMA/SMK/SLB yang berlangsung di SLA Advent Tompaso, Selasa (15/09/2026).

 

Bravo mengapresiasi pelaksanaan pertemuan tersebut yang mempertemukan para kepala sekolah SMA, SMK dan SLB dalam rangka memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

 

“Kami mengapresiasi terselenggaranya pertemuan gabungan kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di Tompaso hari ini. Kegiatan ini berjalan dengan tertib dan baik, sekaligus menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi dalam peningkatan mutu pendidikan,” ujar Bravo.

 

Menurutnya, menghadapi TKA 2026, sekolah perlu membangun persiapan yang terencana dan dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya mengandalkan latihan menjelang pelaksanaan, tetapi juga memperkuat proses pembelajaran sehari-hari agar kemampuan akademik siswa benar-benar berkembang.

 

“Kami mendorong setiap sekolah untuk serius mempersiapkan TKA yang akan datang. Berbagai upaya perlu dilakukan agar kemampuan akademik siswa dapat berkembang secara maksimal, mulai dari bimbingan belajar, pengayaan materi, latihan soal, hingga simulasi,” tegasnya.

 

Bravo menambahkan, persiapan TKA harus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Karena itu, sekolah diharapkan mampu memetakan kemampuan siswa, mengidentifikasi materi yang masih perlu diperkuat, kemudian menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

 

“Kuncinya adalah bagaimana kita mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin. Persiapan yang matang, pembelajaran yang berkualitas dan pendampingan yang berkelanjutan tentu akan membantu siswa menghadapi TKA dengan lebih baik,” lanjutnya.

 

Selain persiapan TKA, Bravo juga mengingatkan pentingnya penyusunan dan pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai salah satu instrumen untuk melihat kondisi serta capaian pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.

 

Menurutnya, data dan hasil evaluasi pendidikan perlu dimanfaatkan sebagai dasar dalam menyusun program peningkatan mutu, sehingga kebijakan sekolah tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.

 

“Ke depan, peningkatan kualitas pembelajaran harus dilakukan secara berkelanjutan. Rapor Pendidikan juga perlu menjadi salah satu acuan bagi sekolah dalam melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” pungkaPlh. Sekdis Bravo Turangan Dorong Persiapan TKA 2026 untuk Tingkatkan Kemampuan Akademik Siswa

 

Jurnalline.com, Tompaso – Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara mendorong seluruh satuan pendidikan untuk melakukan persiapan secara serius menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026.

 

Persiapan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan akademik siswa sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Utara.

 

Hal tersebut disampaikan Plh. Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Bravo Turangan, S.T., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si., usai menghadiri kegiatan gabungan MKKS SMA/SMK/SLB yang berlangsung di SLA Advent Tompaso, Selasa (15/09/2026).

 

Bravo mengapresiasi pelaksanaan pertemuan tersebut yang mempertemukan para kepala sekolah SMA, SMK dan SLB dalam rangka memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

 

“Kami mengapresiasi terselenggaranya pertemuan gabungan kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di Tompaso hari ini. Kegiatan ini berjalan dengan tertib dan baik, sekaligus menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi dalam peningkatan mutu pendidikan,” ujar Bravo.

 

Menurutnya, menghadapi TKA 2026, sekolah perlu membangun persiapan yang terencana dan dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya mengandalkan latihan menjelang pelaksanaan, tetapi juga memperkuat proses pembelajaran sehari-hari agar kemampuan akademik siswa benar-benar berkembang.

 

“Kami mendorong setiap sekolah untuk serius mempersiapkan TKA yang akan datang. Berbagai upaya perlu dilakukan agar kemampuan akademik siswa dapat berkembang secara maksimal, mulai dari bimbingan belajar, pengayaan materi, latihan soal, hingga simulasi,” tegasnya.

 

Bravo menambahkan, persiapan TKA harus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Karena itu, sekolah diharapkan mampu memetakan kemampuan siswa, mengidentifikasi materi yang masih perlu diperkuat, kemudian menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

 

“Kuncinya adalah bagaimana kita mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin. Persiapan yang matang, pembelajaran yang berkualitas dan pendampingan yang berkelanjutan tentu akan membantu siswa menghadapi TKA dengan lebih baik,” lanjutnya.

 

Selain persiapan TKA, Bravo juga mengingatkan pentingnya penyusunan dan pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai salah satu instrumen untuk melihat kondisi serta capaian pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.

 

Menurutnya, data dan hasil evaluasi pendidikan perlu dimanfaatkan sebagai dasar dalam menyusun program peningkatan mutu, sehingga kebijakan sekolah tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.

 

“Ke depan, peningkatan kualitas pembelajaran harus dilakukan secara berkelanjutan. Rapor Pendidikan juga perlu menjadi salah satu acuan bagi sekolah dalam melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” pungkasnya.

(Effendy Iskandar)snya.

(Effendy Iskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.