SMAN 2 Tompaso: Pendidikan Karakter Menjadi Fondasi Utama dalam Meningkatkan Mutu Siswa

Spread the love

Jurnalline.com, Tompaso — Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana dan prasarana sekolah, tetapi juga oleh pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

 

Pendidikan karakter menjadi salah satu fondasi penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Tompaso, Junus N.M. Akay, S.Pd., M.Si., Selasa (22/9/2026). Menurutnya, peningkatan sumber daya manusia yang bermutu harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter siswa.

 

“Pendidikan karakter adalah hal yang utama. Karena itu, peningkatan mutu pendidikan harus dibarengi dengan pembentukan akhlak dan karakter siswa,” ujar Junus.

 

Ia menjelaskan, dalam proses penilaian akreditasi di SMAN 2 Tompaso, berbagai aspek menjadi perhatian, termasuk perkembangan sarana dan prasarana sekolah.

 

Pembangunan dan peningkatan fasilitas pendidikan dinilai sudah berjalan dengan baik. Namun, menurutnya, hal tersebut tetap perlu didukung dengan kelengkapan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, seperti peralatan laboratorium dan sarana pendidikan lainnya.

 

Akreditasi sekolah sendiri merupakan proses untuk menilai dan menentukan tingkat kelayakan suatu satuan pendidikan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan. Melalui proses tersebut, sekolah dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi, kinerja, serta kelayakan penyelenggaraan pendidikan.

 

Junus berharap hasil penilaian akreditasi dapat menjadi dorongan bagi SMAN 2 Tompaso untuk terus memberikan layanan pendidikan yang memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

 

“Harapan kami, proses ini bukan hanya menjadi penilaian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” katanya.

 

Selain itu, wawancara dan pemeriksaan administrasi yang dilakukan dalam proses akreditasi dapat menjadi dasar pembinaan serta evaluasi bagi sekolah. Hasilnya juga dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam melakukan pembinaan, pengembangan, serta peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

 

Di sisi lain, keterbukaan informasi mengenai status dan hasil akreditasi juga menjadi bagian penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui kondisi dan tingkat kelayakan penyelenggaraan pendidikan di SMAN 2 Tompaso.

 

Bagi pihak sekolah, proses akreditasi diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penilaian administratif, tetapi menjadi momentum untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sekaligus membangun karakter siswa agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.