Kevin Jonathan Apresiasi Sulut Derby 2026, Tompaso Siap Tatap Kejurnas Seri II

Spread the love

Jurnalline.com, Tompaso – Gelaran Sulut Derby 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso mendapat apresiasi dari Kevin Jonathan, Vice President Marketing & Operation Sarga Menurutnya, antusiasme masyarakat dan dukungan berbagai pihak menunjukkan bahwa Tompaso memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat perkembangan olahraga pacuan kuda di Indonesia.

Kevin Jonathan hadir langsung menyaksikan perhelatan Sulut Derby 2026, Sabtu (26/9/2026), bersama Ketua Pengprov Pordasi Sulut bung Adhi Supit, Dewan Penasehat Pordasi bung Ferry Wowor, serta tim Sarga

 

Sulut Derby 2026 Dipuji Kevin Jonathan, Tompaso Dibidik Jadi Kekuatan Baru Pacuan Kuda Nasional.

 

Menurut Kevin, penyelenggaraan Sulut Derby bukan hanya menghadirkan tontonan olahraga, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran peserta, pemilik stable, joki, pelatih, hingga para penonton memberikan dampak terhadap berbagai sektor ekonomi lokal.

 

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Dukungan dari seluruh pihak menunjukkan bahwa olahraga pacuan kuda di Tompaso memiliki potensi untuk berkembang lebih besar,” ujar Kevin di sela-sela kegiatan.

 

Ia menilai kekuatan utama Sulut Derby terletak pada antusiasme komunitas dan pecinta pacuan kuda di Tompaso, Minahasa, Sulawesi Utara dan daerah sekitarnya. Basis tersebut menjadi modal penting untuk membawa olahraga pacuan kuda Sulut semakin dikenal dalam kancah Indonesia Horse Racing.

 

Kevin juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Gubernur Mayjen TNI Yulius Selvanus, yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

 

Menurutnya, keberlanjutan event menjadi penting agar geliat olahraga pacuan kuda di Sulut tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi dapat berkembang menjadi agenda yang digelar secara berkelanjutan.

 

“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara rutin pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, ekosistem pacuan kuda di Tompaso dapat semakin berkembang,” katanya.

 

Tompaso Bersiap Menuju Kejurnas Seri II

Lebih jauh, Kevin melihat Sulut Derby 2026 sebagai salah satu momentum untuk mempersiapkan diri menuju Kejurnas Seri II yang akan mempertemukan kuda-kuda dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Persaingan nantinya tidak hanya datang dari Sulawesi Utara, tetapi juga dari sejumlah daerah dengan tradisi pacuan kuda yang kuat, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah dan wilayah lainnya.

 

Karena itu, menurut Kevin, keberadaan event seperti Sulut Derby penting untuk memberikan ruang kompetisi sekaligus meningkatkan kualitas kuda, joki, pelatih dan stable yang ada di Tompaso.

“Dengan adanya event seperti ini, kita berharap kuda-kuda dari Tompaso nantinya mampu menunjukkan kemampuan dan bersaing di tingkat nasional,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, perkembangan olahraga pacuan kuda juga tidak dapat dilepaskan dari pertumbuhan ekosistem pendukungnya. Bukan hanya pemilik kuda yang mendapatkan manfaat, tetapi juga joki, pelatih, groom, pengelola stable, pelaku usaha dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

 

Sementara itu, Sarga.co sebagai perusahaan yang bergerak dalam ekosistem olahraga, termasuk pacuan kuda atau Indonesia’s Horse Racing, serta motorsport di Indonesia, melihat peluang pengembangan olahraga berkuda di Tompaso masih sangat terbuka.

 

Kevin berharap Sulut, khususnya Tompaso, dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event sehingga semakin banyak peserta, komunitas dan pecinta pacuan kuda dari berbagai daerah tertarik datang dan berkompetisi.

 

Dengan dukungan pemerintah, Pordasi, komunitas, pelaku usaha serta masyarakat, Tompaso kini tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya Sulut Derby 2026, tetapi juga sedang membangun langkah menuju panggung pacuan kuda nasional. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.