Pengabdian Nyata Kejati Sulut, Dari Penguatan Organisasi Hingga Penyaluran Air Bersih Bagi Masyarakat Kepulauan

Spread the love

Jurnalline.com, Manado – Pengabdian tidak selalu hadir dalam ruang-ruang formal. Terkadang, pengabdian justru terwujud melalui langkah-langkah sederhana yang menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat, seperti menghadirkan air bersih di tengah keterbatasan.

Pada Selasa, 13 Oktober 2026, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., melantik pengurus DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, dan DPC ASLINMAS Kota Manado.

 

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kajati Sulut didampingi Asisten Pidana Militer, Kepala Tata Usaha, Kasi II, dan Kasi Penerangan Hukum. Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Manado dan Wakapolres Kota Manado.

 

Adapun jajaran pengurus yang dilantik masing-masing dipimpin oleh Royke Anter, S.E., M.E., sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Kota Manado; Dr. Shirley Goni, S.Sos., M.Si., sebagai Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Kota Manado; serta Drs. Novly Welly Siwi, M.Si., sebagai Ketua DPC ASLINMAS Kota Manado.

 

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni atau pengukuhan kepengurusan, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memperkuat peran organisasi, mendukung pembangunan, meningkatkan kesadaran hukum, serta menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

Komitmen tersebut kemudian diwujudkan melalui aksi nyata. Usai pelantikan, Plt. Kajati Sulut bersama jajaran pengurus dan anggota DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, serta DPC ASLINMAS melanjutkan kegiatan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Pulau Bunaken, Pulau Siladen, dan Pulau Manado Tua.

 

Di tengah keterbatasan akses terhadap air bersih, bantuan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus bentuk kehadiran nyata Kejaksaan bersama elemen masyarakat dalam menjawab kebutuhan dasar warga.

 

Langkah ini menegaskan bahwa pengabdian tidak berhenti pada pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kelembagaan. Lebih dari itu, pengabdian juga berarti hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan mereka, serta memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.

 

Melalui kolaborasi dan kepedulian yang terus dibangun, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui aksi sosial yang berdampak langsung.

 

Sebab, makna pengabdian sejatinya tidak hanya diukur dari apa yang dikerjakan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Di tengah keterbatasan, setetes air bersih pun dapat menjadi simbol kepedulian, harapan, dan kehadiran negara bagi warganya.

 

(EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.