Cegah Pelintasan Ilegal ke Malaysia, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Amankan Lima Calon Pekerja Migran Nonprosedural

Spread the love

Jurnalline.com, Sintang – Komitmen Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan kembali dibuktikan. Personel Pos Sei Kelik SSK III berhasil mengamankan lima orang calon pekerja migran nonprosedural yang hendak menuju Malaysia melalui jalur ilegal di Dusun Sei Kelik, Desa Senaning, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Selasa (20/10/2026).

 

Pengamanan bermula sekitar pukul 10.00 WIB saat personel Pos Sei Kelik yang dipimpin Praka Fahmi Sehon melaksanakan kegiatan Jaga Pengawasan Pengendalian Penduduk (Dalduk) di depan pos. Petugas kemudian menghentikan lima orang warga yang mengendarai dua unit sepeda motor dari arah Dusun Lubuk Kedang.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendalaman di lapangan, kelima warga tersebut mengaku hendak bekerja di Malaysia melalui jalur tidak resmi tanpa dilengkapi dokumen perjalanan atau paspor yang sah. Setelah dilakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak adanya barang terlarang maupun benda mencurigakan, personel Satgas berkoordinasi dengan Polsek Senaning guna menindaklanjuti penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Pada pukul 16.30 WIB, kelima warga tersebut diserahkan kepada pihak Polsek Senaning untuk proses penanganan lebih lanjut, termasuk koordinasi terkait pemulangan.

 

Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., mengapresiasi kesigapan dan ketelitian personel Pos Sei Kelik dalam melaksanakan tugas pengawasan di wilayah perbatasan. Menurutnya, pengawasan yang konsisten merupakan langkah penting untuk mencegah pelintasan ilegal sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai risiko yang dapat timbul akibat keberangkatan melalui jalur nonprosedural.

 

Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperketat pengawasan, serta memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait demi menjaga keamanan dan ketertiban di sepanjang perbatasan Indonesia–Malaysia.

 

 

Alexander

 

(Penkostrad).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.