Dorong Transformasi Pembelajaran Digital, Kepsek SDN Inpres Pinabetengan Meike Mangkey Optimalkan Penggunaan IFP

Spread the love

MINAHASA, Jurnalline.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Pinabetengan, Kabupaten Minahasa, Meike Meita Mangkey, S.Pd., mendorong para guru dan siswa untuk semakin giat belajar dengan memanfaatkan teknologi digital melalui perangkat Interactive Flat Panel (IFP).

Kehadiran tiga unit IFP di SD Negeri Inpres Pinabetengan yang merupakan fasilitasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menjadi langkah positif dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis digital di lingkungan sekolah.

 

Menurut Meike Meita Mangkey, pemanfaatan teknologi tersebut bukan sekadar menghadirkan perangkat modern di ruang kelas, melainkan menjadi sarana strategis untuk memperluas wawasan, meningkatkan kreativitas, serta membangun semangat belajar siswa agar lebih aktif, inovatif, dan tidak hanya bergantung pada metode pembelajaran konvensional.

 

IFP sendiri merupakan perangkat layar sentuh interaktif beresolusi tinggi yang mengintegrasikan fungsi monitor, komputer, papan tulis digital (smart whiteboard), serta proyektor dalam satu perangkat.

 

Teknologi ini memungkinkan guru menyampaikan materi pelajaran secara lebih menarik melalui tulisan, gambar, video, presentasi, hingga berbagai simulasi pembelajaran digital.

 

Pembelajaran Lebih Interaktif dan Menarik

Dalam bidang pendidikan, penggunaan IFP memberikan sejumlah manfaat penting bagi guru maupun siswa.

 

Pertama, meningkatkan interaktivitas pembelajaran. Dengan teknologi layar sentuh (multi-touch), guru dan siswa dapat menulis, menggambar, menggeser objek, serta mengoperasikan materi pembelajaran secara langsung pada layar.

 

Kedua, mendorong partisipasi aktif siswa. Melalui kuis interaktif, simulasi digital, dan pengerjaan soal secara langsung, siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam proses belajar mengajar.

 

Ketiga, memudahkan penyimpanan materi pembelajaran. Catatan, tulisan, maupun hasil pembahasan di layar dapat disimpan dalam format digital sehingga bisa digunakan kembali dan dibagikan kepada siswa sebagai bahan belajar.

 

Keempat, membantu siswa memahami materi pelajaran melalui visualisasi. Dukungan berbagai format multimedia, seperti video, gambar, animasi, dan simulasi digital, membuat materi yang sebelumnya sulit dipahami menjadi lebih konkret, menarik, dan mudah dimengerti.

 

Mendukung Efisiensi dan Kolaborasi

Selain bermanfaat dalam kegiatan belajar mengajar, teknologi IFP juga memiliki kemampuan yang mendukung presentasi, diskusi, serta kolaborasi.

 

Fitur pembagian layar (multiview) memungkinkan beberapa materi atau dokumen ditampilkan secara bersamaan sehingga memudahkan proses perbandingan dan pembahasan.

 

Pada perangkat yang dilengkapi fasilitas pendukung, IFP juga dapat digunakan untuk konferensi video jarak jauh melalui kamera, mikrofon, dan speaker terintegrasi.

 

Tingkat kecerahan layarnya memungkinkan materi presentasi terlihat jelas di dalam ruangan tanpa terganggu bayangan tubuh seperti yang kerap terjadi pada penggunaan proyektor konvensional.

 

Dari sisi efisiensi, perangkat ini mengintegrasikan sejumlah fungsi dalam satu unit sehingga dapat mengurangi kebutuhan penggunaan papan tulis, proyektor, layar proyeksi, maupun komputer tambahan.

 

Penggunaan materi digital juga berpotensi mengurangi konsumsi kertas dan perlengkapan tulis dalam kegiatan pembelajaran.

 

Harapan Lahirnya Generasi Melek Digital

Meike Meita Mangkey berharap, kehadiran tiga unit IFP di SD Negeri Inpres Pinabetengan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh tenaga pendidik dan siswa untuk menciptakan suasana belajar yang lebih berkualitas.

 

Ia juga mendorong para guru agar terus meningkatkan kemampuan dalam mengoperasikan teknologi pembelajaran sehingga fasilitas yang telah diberikan pemerintah benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan.

 

Menurutnya, penguasaan teknologi sejak dini merupakan salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman. Karena itu, pemanfaatan IFP diharapkan mampu membuka wawasan siswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus membentuk generasi yang cerdas, kreatif, inovatif, serta memiliki daya saing.

 

Dengan demikian, kehadiran fasilitas pembelajaran digital ini bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga harus menjadi sarana pendukung lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

(Effendy Iskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.