Pesona Midang Morge siwe Menyita Perhatian
June 20, 2018- Tweet
- Pin It
Jurnalline.com, Kayuagung OKI (Sumsel) – Pesona arak-arakan Midang Morge Siwe menyita perhatian masyarakat, hal ini terlihat Puluhan warga masyarakat memadati setiap pinggir jalan sepanjang jalur Sungai untuk menyaksikan arak-arakan midang bebuke morge siwe yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan merupakan tradisi secara turun-temurun khas masyarakat Kayuagung dalam rangkaian perayaan hari raya Idul Fitri, terutama pada hari ke 3-4 lebaran.
Kekaguman warga terlebih lagi kegiatan midang selain telah turun temurun dan rutin dilaksanakan oleh masyarakat morge siwe, ternyata juga menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten OKI dan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Seperti halnya pada hari pertama perayaan midang bebuke morge siwe, Minggu (17/06/2018).
Pantauan Jurnalline.com dilapangan, sangat disayangkan meski pihak Satlantas Polres OKI telah mengatur rekayasa Jalan. Namun, keantusiasan warga yang ingin menyaksikan arak-arakan Midang dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat justru menyebabkan sepanjang jalan sempat mengalami kemacetan. dan para peserta midang harus rela melalui jalan pinggir tak beraturan untuk tetap melanjutkan perjalanan.
Puluhan peserta midang yang berasal dari 11 kelurahan dalam Kecamatan Kota Kayuagung, selama dua hari memadati jalan-jalan protokol dan menyeberangi sungai Komering melalui jembatan yang menghubungkan Kelurahan dengan Mangunjaya dan Kutaraya, dan finish di pendopo rumah dinas Bupati OKI.
Jika di hari pertama atau hari ketiga hari raya Idul Fitri perhelatan midang diikuti oleh ratusan masyarakat dari enam (6) kelurahan dalam wilayah Kecamatan Kota Kayuagung, diantaranya Kelurahan Tanjung Rancing, Jua-jua, Sidakersa, Kutaraya, Mangunjaya dan Kayuagung Asli. Maka besok Senin(17/06/2018) pada perayaan hari kedua Midang Morge Siwe diikuti oleh lima (5) kelurahan, yaitu Kelurahan Paku, Kedaton, Perigi, Cintaraja dan Sukadana.
Kata midang dalam istilah masyarakat Kayuagung adalah sebuah kegiatan berjalan kaki dengan menggunakan pakaian adat perkawinan masyarakat setempat. Sedangkan bebuke artinya lebaran.
Pemangku adat Kayuagung, Yusrizal menjelaskan, Awalnya midang ini ada pada abad 16 yang merupakan persyaratan untuk jemput mempelai perempuan oleh mempelai laki-laki. Atau masuk dalam adat istiadat perkawinan. Dan seiring berjalannya waktu, midang ini terus mengalami perkembangan. Mulai tahun 1954 telah dilaksanakan midang bebuke morge siwe.
Dimana para peserta dalam midang bebuke morge siwe melakukan arak-arakan pakaian adat perkawinan ‘mabang handak’ (adat perkawinan Kayuagung -red). Setidaknya ada 14 macam pakaian adat perkawinan, yang ditutup dengan pemusik tanjidor.
Midang morge siwe sendiri awalnya merupakan satu dari rangkaian adat perkawinan mabang handak (burung putih -Red) masyarakat Kayuagung pada masa itu, yang merupakan perkawinan dalam adat yang tertinggi di morge siwe (sembilan marga -red). Dimana jika ada pasangan muda-mudi melangsungkan pernikahan, maka salah satunya adalah dengan digelarnya midang yang pesertanya muda mudi berasal dari masyarakat sekitar, dengan tujuan untuk memperkenalkan pada khalayak ramai. Bahkan tak jarang saat kegiatan midang sedang berlangsung, ada orang tua yang berminat untuk menjodohkan anaknya dengan salah seorang peserta.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten OKI H Amiruddin, bahwa saat ini midang masih menjadi salah satu adat budaya yang masih bertahan serta dilestarikan saat ini di wilayah Kabupaten OKI.
“Adat arak-arakan ini sudah sejak lama dilakukan, para pelakunya adalah para muda-mudi dalam kelurahan, dahulu midang dilakukan oleh muda-mudi yang kelurahannya ada hajatan pernikahan, kemudian untuk melestarikanya dikembangkan menjadi agenda tahunan pariwisata setiap tahunnya, tepatnya di setiap lebaran,” ujarnya.
Midang ini sendiri juga menjadi event pariwisata nasional, yang artinya midang bukan hanya milik Kabupaten OKI saja, tetapi sudah menjadi salah satu atraksi pariwisata yang terdaftar di Kementerian Pariwisata dan pernah juga ditampilkan di Istana Negara pada tahun 2007.
Plt Bupati OKI HM Rifai SE mengatakan, bahwa saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten OKI sangat konsen mendukung tradisi midang sebagai warisan tradisi budaya leluhur yang sangat mahal nilai karakteristiknya.
“Tradisi ini merupakan aset budaya yang sangat diperhatikan, disamping tradisi lainnya di Kabupaten OKI. Kondisi midang sampai saat ini masih sangat lestari, bahkan berkembang menjadi wisata budaya,” katanya.
Lanjutnya, dirinya mengaku kagum dengan adat istiadat yang terus dilestarikan oleh masyarakat Kayuagung. Apalagi kegiatan tersebut salah satu kegiatan yang sangat positif, khususnya bagi muda-mudi.
“Sangat bagus dan meriah, terlebih lagi ini adalah adat—istiadat yang terus dilestarikan masyarakat, dimana peserta juga tidak hanya orang dewasa tetapi juga muda-mudi bahkan anak-anak. Artinya kegiatan yang sangat positif,” katanya.
Ditempat terpisah, Cuyen warga Sukadana mengatakan, ia sangat antusias untuk menyaksikan tradisi adat budaya yang setiap tahunnya di gelar ini. namun, dirinya kecewa karna barisan Midang yang biasanya terlihat rapi memanjang sekarang justru malah kacau balau akibat kendaraan yang memadati jalan.
“Saya sangat senang jika menyaksikan midang ini, namun, untuk kali ini masyarakat banyak yang ngotot untuk melintas pada saat Midang berlangsung. ya meski Polisi sudah mengatur tapi masyarakat sepertinya tak mau mendengar, ke depan kami harap tak ada lagi kejadian seperti ini,” cetusnya.
(Eka DH)
You may also like...
Pages
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap
Archives
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- December 2021
- November 2021
- October 2021
- September 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- December 2020
- November 2020
- October 2020
- September 2020
- August 2020
- July 2020
- June 2020
- May 2020
- April 2020
- March 2020
- February 2020
- January 2020
- December 2019
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- July 2019
- June 2019
- May 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- January 2019
- December 2018
- November 2018
- October 2018
- September 2018
- August 2018
- July 2018
- June 2018
- May 2018
- April 2018
- March 2018
- February 2018
- January 2018
- December 2017
- November 2017
- October 2017
- September 2017
- August 2017
- July 2017
- June 2017
- May 2017
- April 2017
- March 2017
- February 2017
- January 2017
- December 2016
- November 2016
- October 2016
- September 2016
- August 2016
- July 2016
- June 2016
- May 2016
- April 2016
- March 2016
- February 2016
- January 2016
- December 2015
- November 2015
- October 2015
- September 2015
- August 2015
Categories
- AdvertNews (63)
- Ekonomi (41)
- Gaya Hidup (1,237)
- Hukum & Kriminalitas (2,000)
- Internasional (30)
- Nasional (84,198)
- KOARMABAR (117)
- KOLINLAMIL (51)
- PENKOSTRAD (20,780)
- Olahraga (601)
- Pariwisata & Budaya (15)
- Pendidikan (242)
- Peristiwa (489)
- Politik (558)
- Profil (3)
- Sains & Teknologi (1)
- SMSI (43)
- Uncategorized (909)
Berita Terkini
- August 12, 2026
Bapok Pasar Langowan Naik Diatas HET dan HAP, Sahelangi Sebut Kebutuhan Masyarakat Tercukupi
- August 12, 2026
Agus Sahelangi Imbau Pedagang Pasar Langowan Waspada Kebakaran
- August 12, 2026
Pratu Munthe Prajurit Yonkav 8 Kostrad Juara 1 Muaythai Championship 2026
- August 12, 2026
Yonarmed 12 Kostrad Tebar Kepedulian, Ringankan Beban Warga Atambua Barat
- August 12, 2026
Satgas Yonarmed 13/Nanggala Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Perbatasan
- August 12, 2026
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap



