Deprecated: urlencode(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /usr/share/nginx/html/jurnalline/index.php on line 2

Deprecated: Function curl_close() is deprecated since 8.5, as it has no effect since PHP 8.0 in /usr/share/nginx/html/jurnalline/index.php on line 2

Deprecated: ob_end_flush(): Producing output from user output handler PoweredCache\FileOptimizer::process_buffer is deprecated in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/functions.php on line 5349
Dishub Tertibkan Truk Overload Lewati Jembatan Sungai Komering - Jurnalline
Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Dishub Tertibkan Truk Overload Lewati Jembatan Sungai Komering


Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168
Spread the love

Jurnalline.com, KAYUAGUNG –Dinas Perhubungan Kabupaten OKI melakukan penertiban kendaraan jenis truk yang kelebihan kapasitas muatan (overload) yang melewati jembatan sungai komering. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKI, H. Samsul Bahri mengatakan operasi ini dilakukan untuk menjaga eksisting jembatan sungai Komering dari kerusakan.

“Bukan kita tidak mendukung program strategis nasional, namun upaya yang kita lakukan untuk menjaga agar jembatan yang ada ini tidak rusak karena kendaran melebihi tonase yang melewati jembatan ini,” pungkasnya.

Ditambahkan Samsul setiap malam sejumlah kendaraan berat bermuatan tiang pancang dan material pembangunan jalan tol lintas Sumatera melalui jembatan Sungai Komering.
“Modusnya sengaja lewat dimalam hari tapi kita siagakan petugas. Kita takut jembatan ini akan rusak belum waktunya,” ungkapnya.
Untuk itu menurut samsul truk bermuatan penuh ini dibongkar terlebih dahulu di Terminal Kayuagung kemudian diangkut secara bergantian.
“Kalau dia bawa lebih dari 6 tiang pancang kita minta bongkar dulu diterminal. Hanya empat tiang pancang yang dikasih lewat kalau tidak demikian kita tidak ingin ambil resiko,” jelasnya.
Kepala Dinas PU Tata Ruang Kabupaten OKI, Ir. Hapis, MM mengatakan jembatan sungai komering hanya mampu menahan beban sampai dengan 20 ton jika sering dilewati kendaraan bertonase lebih dari itu Hapis khawatir jembatan akan roboh.
“Jembatan yang dibangun melalui APBD ini tonasenya mencapai 20 ton. Kalau truk membawa tiang pancang bisa-bisa mencapai 40 ton. Ini berbahaya untuk jembatan sungai komering,” ujar dia.

Untuk itu hafidz meminta pihak terkait khususnya perusahaan yang mengerjakan proyek jalan tol untuk memperhatikan infrastruktur yang dilalui jalan proyek.

“Sebelumnya kita sudah beberapa kali ketemu dengan kontraktornya. Kita tegaskan untuk bertanggungjawab apa bila ada kerusakan infrastruktur milik daerah dan mereka siap,” ungkapnya.
(Novi/salim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Deprecated: File Theme without sidebar.php is deprecated since version 3.0.0 with no alternative available. Please include a sidebar.php template in your theme. in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/functions.php on line 5646