IBU DAN DUA PUTRINYA TEWAS BERSIMBAH DARAH DI TANGERANG

Spread the love

Jurnalline.com, Kota Tangerang – Ibu dan dua putrinya tewas di dalam satu rumah dengan bersimbah darah, di Perum Taman Kota Permai 2, blok B 6 RT 05/12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018).

Selain tiga orang tewas, satu diduga Ayah sambung yang juga dalam keadaan luka (kritis) dilarikan ke rumah sakit sari asih Sangiang untuk menjalani perawatan.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun, Korban Bernama, Emah 47 tahun (Ibu) Nona 19 tahun(Putri Pertama) dan Tiara 11 tahun (Putri Kedua). Sedangkan 1 lagi diduga suami Korban Bernama Mochtar Efendi 63 tahun (yang sedang dirawat).

Menurut informasi dari salah satu warga, kejadian diketahui saat seorang Ibu (diduga teman korban) yang mendatangi rumah korban, yang merasa curiga dari pagi pintu tertutup.

Karena Ibu tersebut tidak berani membuka, lalu memanggil RT setempat untuk mengecek rumah tersebut.

“ketika pintu rumah dibuka betapa kagetnya pak RT mengetahui penghuni rumah dalam keadaan luka bersimbah darah, lalu menghubungi pihak kepolisian,”ujarnya.

Saat ditemui dilokasi, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Harry Kurniawan mengatakan, benar di dalam rumah tersebut ada tiga orang korban meninggal dunia dan satu lagi masih dalam keadaan luka dalam keadaan kritis.

“dua orang putri dan ibu meninggal dunia serta satu lagi diduga ayah korban berumur sekitar 60 tahunan dilarikan kerumah sakit untuk menjalani perawatan,” imbuh Harry.

Sementara, lanjut Kaporles, keluarga yang meninggal dengan korban ini adalah sepasang suami istri sepasang suami istri, untuk kasusnya masih kita dalami.

“motifnya masih kita dalami, Apakah para korban ini dibunuh oleh orang terdekat ataupun pihak lainnya. Tim Kita masih bekerja keras, mudah-mudahan segera terungkap siapa pelakunya,” ujar Kapolres.

Untuk luka tusuk disetiap korban, berbeda-beda, ada beberapa tusukan di kepala dan di bagian tubuh lainnya dari ketiga korban.

Untuk kepentingan penyidikan, ketiganya dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang untuk dilakukan otopsi.

“Sementara untuk hasil akan kita jelaskan nanti, karena tim inafis masih melakukan olah kejadian perkara di lokasi,” tutup Harry.

(Iwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.