Hasil Data Center Sama Dengan Real Count Sementara KPU, Incumbent Semakin Percaya Diri

Spread the love

Jurnalline.com, Maluku Utara – Proses rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara (Malut) masih berjalan, akan tetapi data itu menunjukkan Paslon nomor urut 3 unggul tipis dari tiga Paslon rivalnya.

Data real count KPU pada pukul 20.55 WIT, menunjukkan Paslon nomor urut 3 AGK-YA memperoleh 155.567 suara (30.84 %), disusul Paslon nomor urut 1 dengan perolehan 150.662153.128 suara (30.37), diikuti Paslon nomor urut 2 dengan perolehan 136.927 suara (27.15%), sedangkan MK-MAJU hanya memperoleh 58.762 suara (11.65.

Juru Bicara (Jubir) AGK-YA, Dino Umahuk mengungkapkan, data sementara real count KPU menampilkan jumlah suara yang tidak berbeda jauh dengan data center AGK-YA. Paslon yang diusung PDIP, PKPI, dan Perindo itu di posisi teratas dengan perolehan 31.95 persen.

“Data itu sesuai dengan data center AGK-YA dengan perolehan suara 31.95 persen, AHM-RIVAI 31.05 persen, BUR-JADI 26.03 persen, dan MK-MAJU 10.47 persen” Kata Dino kepada awak media dalam press conference, Ternate, Kamis (28/6/2018).

Kata dia, publik wajib memperoleh data yang valid, sehingga pengawalan terhadap form C1 terus dilakukan. Hal itu untuk menghindari adanya penggelembungan suara yang dilakukan oleh oknum tertentu.

“Hal ini penting untuk diketahui oleh publik, sehingga terhindar dari hal-hal yang merugikan, terutama manipulasi suara yang biasanya terjadi pada Pilkada-pilkada sebelumnya” ujarnya

Oleh karena itu, lanjut Dino, semua tim di tingkat desa sampai Provinsi dihimbau untuk untuk mengawal formulir C1 yang direkap oleh KPU.

“Kami menghimbau dan meminta kepada seluruh relawan dan pendukung AGK-YA untuk mengamankan formulir C1 disemua TPS, dan mengawal semua tahapan di TPS, PPK, maupun di kota hingga provinsi nanti” imbaunya

Ditambahkan, dari data center internal pasang calon, hampir semua memposisikan AGK-YA di urutan pertama, begitu juga dengan lembaga survei (eksternal) SMRC yang meletakkan Paslon nomor urut 3 itu di urutan pertama. Namun, kata Dino hal itu berbeda dengan data center AHM-RIVAI yang memposisikan Paslon nomor urut satu itu di urutan teratas, kemudian disusul AGK-YA dan BUR-JADI.

“Dari data yang kita dapat, nomor urut satu beda sendiri. nomor dua maupun empat datanya hampir sama, yaitu menempatkan AGK pada urutan pertama kemudian AHM urutan kedua, nomor tiga Haji BUR, dan MK urutan keempat” ucapnya

Masih kata Dino, posisi AGK-YA tetap aman jika tidak ada pihak yang sengaja memanipulasi data form C1. Pasalnya, masih ada sebagian besar data di Pulau Taliabu belum masuk ke dalam scanning KPU, sehingga dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau suaranya normal, tidak masalah, angkanya tidak akan berubah. Yang kita takutkan adalah ada penggelembungan ketika Form C1 dihilangkan. Tetapi kalau hitungannya normal, berarti grafik yang sudah muncul dari berbagai lembaga ini saya pikir tidak akan berubah jauh” Imbuhnya

(YUDI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.