Gubernur Abdul Gani Kasuba Tepis Isu Lakukan Money Politik

Spread the love

Jurnalline.com, Maluku Utara, Sofifi – Beredar Isu yang menyatakan Gubernur Abdul Gani Kasuba melakukan money politik saat Kunker di Kepulauan Sula pekan lalu kian mewabah. Menanggapi hal itu, Gubernur, melalui juru bicaranya membantah telah melakukan perbuatan melawan hukum tersebut.

“Mewakili gubernur perlu kami klarifikasi kepada semua pihak terutama masyarakat, agar jangan dipolitisasi dan dipengaruhi oleh pihak ataupun kelompok tertentu yang ingin mengacaukan dan membuat gaduh Maluku Utara dengan opini yang sesat,” kata Karo Humas dan Protokol Pemprov Malut, Armyn Zakaria, melalui keterangan tertulis, Sofifi, Rabu (24/10/2018).

Armyn juga menjelaskan, kunjungan AGK, sapaan akrab Gubernur, ke beberapa kabupaten adalah untuk menjalankan tugasnya sebagai Gubernur.

“Kunjungan Gubernur yang dilakukan ke Kepulauan Sula semata-mata bagian dari tugas, wewenang dan tanggung jawab gubernur selaku kepala daerah dan wakil Pemerintah pusat sebagaimana Ketentuan PP Nomor 33 Tahun 2017 tentang kedudukan Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat,” jelasnya

Selain itu, lanjut Armyn, kunjungan Gubernur tersebut dilakukan bersama-sama dengan unsur FORKOPIMDA Maluku Utara disitu ada Kapolda Maluku Utara, Ketua DPRD Ibu Alien Mus, KABINDA dan yang lain.

“Artinya Gubernur dan FORKOPIMDA harus memastikan bahwa pelaksanaan PSU harus betul-betul aman, lancar serta tidak ada kendala apapun, jangan seperti yang terjadi sebelumnya dimana menimbulkan begitu banyak pelanggaran yang sifatnya Terstruktur, Sistimatis dan Masif yang dilakukan oleh pasangan yang lain,” terang Armyn

Armyn juga menjelaskan kronologis sebenarnya, terkait beredarnya foto Gubernur saat memegang sejumlah uang yang hendak diberikan kepada salah satu warga untuk keperluan berobat.

“Saya perlu jelaskan lebih detail kronologisnya biar masyarakat jangan mudah dibodohi oleh informasi yang menyesatkan. Bahwa kunjungan Gubernur ke rumah salah satu warga yang sakit di Desa Umaloya kecamatan Sanana dan memberikan bantuan biaya pengobatan, hal ini dilakukan oleh Gubernur bersama-sama dengan FORKOPIMDA, dan disaksikan oleh unsur FORKOPIMDA yang lain, serta Unsur BAWASLU dan PANWAS yang mendampingi. Bukan dilakukan gubernur secara diam-diam sebagai kandidat bersama tim suksesnya sebagaimana potongan foto yang beredar saat ini, konteksnya tidak seperti itu,” tambahnya menegaskan

Ia meminta agar peristiwa tersebut tidak dipolitisir seolah-olah ada upaya Money Politik, untuk mempengaruhi orang untuk mencoblos pasangan AGK.

“Ini fitnah yang menyesatkan, ingat bahwa tidak semua pemberian bantuan kepada masyarakat selalu dianggap Money politik, kita harus lihat dulu konteksnya,” katanya lagi

“Gubernur sangat tahu dan selalu berhati-hati dalam melihat persoalan ini. Pemberian uang untuk biaya pengobatan itupun dilakukan setelah PSU, Gubernur beserta FORKOPIMDA berkeliling ke Desa Umaloya pada jam 15.30 WIT, saat itu proses pemungutan Suara di TPS 1 telah selesai, petugas TPS baru saja kembali dari rumah salah satu warga yang sakit tersebut, jadi sudah selesai proses pemungutan suara” imbuhnya

Gubernur, kata Armyn, dari sisi kemanusiaan tentunya merasa tersentuh hatinya untuk membantu pengobatan warga masyarakat tak mampu yang sementara terkena sakit.

(YUDI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.