Tim Program Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Palas, Laksanakan Kegiatan Replikasi Inovasi Desa

Spread the love

Jurnalline.com, Lampung Selatan – Tim program inovasi desa (TPID) didampingi oleh pendamping desa (PD) kecamatan palas laksanakan Sosialisasi program Replikasi inovasi Desa kecamatan palas kabupaten lampung selatan (lamsel) dilaksanakan di aula way pisang di ikuti oleh 21 (dua puluh satu desa) desa, pada hari kamis, (31/10/2019).

Mendatangkan Narasumber dari dinas perternakan diwakili oleh plt unit pelaksana teknis (UPT) kecamatan palas, dan dinas pariwisata di wakili oleh kabid pengembangan dinas parawisata.

Menindak lanjuti komitmen inovarsi desa yang di gelar pada waktu bursa inovasi pada bulan februari 2019 yang lalu.

Darmawan sekretaris kecamatan (sekcam) mewakili camat palas dalam sambutan nya meyampaikan semoga dengan adanya program inovasi desa ini bisa meningkatkan perekonian masyarakat desa dan bisa meningkatkan pendapatan asli desa (PAD) karena anggaran dana desa (DD) tidak selama nya ada, maka dari itu kami berharap, selagi ada kita manfaat kan supaya walau DD tidak Ada lagi kita masih bisa membangun desa,katanya.

“Saya berharap ciptakan sumber usaha yang dapat mengasilkan PAD supaya dapat membangun desa walau tampa di bantu pemerintah,” ucapnya.

Saifudin selaku kabid pengembangan pariwisata menjadi narasumber dalam acara replikasi inovasi di gedung Aula way pisang menerangkan bahwa wisata itu hanya ada 3 yaitu wisata alam seperti air terjun, laut dan gunung, yang ke dua wisata budaya seperti batu bertulis di desa palas pasemah dan yang ketiga wisata buatan adalah wisata yang di buat oleh manusia yang tadi nya tidak ada di buat menjadi ada .
seperti kalau di kecamatan palas ini di antaranya kampung pelangi di desa palas paremah.

“Saifudin menyampaikan wisata itu harus kita buat para wisatawan di buat nyaman aman dan betah, sehingga mereka akan kembali berwisata ke tempat kita,”

Caranya Kita harus sosialisasikan dulu Sumber Daya manusianya (SDM) dulu sehingga masyarakat sadar wisata melalui penyuluhan untuk menjaga bangunan serta fasilitas yang ada ,” ujarnya.

“Setelah masyarakat sadar wisata makan masyarakat juga bisa menambah perekonomian melalui dagang seperti kuliner dan menjadi pengelola.
Setelah itu pelatihan,”

“Namun kita harus tahu dulu potensi apa di desa kita, lalu kita buat berbasis legal kelompok sadar wisata (pokdarwis) betuk kepengurusannya ,” ucapnya.

Pelaksana tugas (Plt) UPT perternakan kecamatan palas Iwan Ismunanto selaku narasumber menyampaikan
Tujuan utama pembangunan Budi daya ternak supaya meningkatkan penghasilan masyarakat,
Karena ternak sangat potensi bisa banyak manfaatnya untuk memenuhi kebutuhan daging .
Cara mudah untuk memberi pakan pada ternak yaitu yang pertama Pembuatan pakan ternak dari bahan jerami dengan cara permentasi.

Karena kecamatan palas bahan bakunya banyak seperti jerami (batang padi yang sudah di panen) yang bisa kita manfaat kan, dengan cara kita olah suapaya ada tambahaan gizi, dengan cara permentasi tadi.

Yang kedua Menanam rumput jenis rumput gajah dengan cara memanfaatkan lahan kosong seperti di atas galangan pada sawah, atau pekarangan di depan, samping dan belakang rumah,” tutup nya

Saesen tanya jawab sekdes pulau jaya Supiyanto, menanyakan kepada Narasumber apakah ada alat untuk mengukur protein nutrisi yang terkandung dalam pakan ternak di dinas perternakan .

Iwan langsung menjawab Sampai saat ini alat tersebut kalau di dinas perternakan belum ada, namun dinas perternakan memberi cara alternatif sesui dengan hasil penelitian, bila rumput lebih bagus di bandingkan dengan jerami, Namun untuk mengatasi musim kemarau seperti saat ini kita bisa manfaat kan jerami yang sudah di permentasi tadi,” pungkas Iwan.

Penulis : Samsul
Editor : Fay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.