Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Beri Arahan Ke Pengurus Propinsi (Pengprov TI)
January 31, 2020- Tweet
- Pin It
Jurnalline.com, Jakarta – Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyatakan bahwa Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) bersama Pengurus Propinsi (Pengprov TI) diminta untuk menjaga soliditas organisasi. Hal tersebut disampaikan Marciano Norman ketika memberikan arahan kepada peserta Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia tahun 2020 yang berlangsung di Hotel Panisula, Jakarta 28/1.

Menurut Bapak Marciano Norman, hanya dengan organisasi yang kuat dan solid, segala bentuk tantangan untuk menjawab persoalan dan dinamika yang terjadi, yang bisa menghambat program pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga akan dapat diatasi dengan baik.
“Saya meminta seluruh elemen pengurus, baik di Pusat dan seluruh daerah untuk menjaga soliditas. Hal itu karena tantangan mengelola organisasi dengan dinamika yang begitu tinggi tidaklah mudah. Dibutuhkan bukan cuma konsistensi dan keterpaduan tapi juga sinergitas dan soliditas antar pengurus. Tanpa hal itu, sulit taekwondo Indonesia bisa memproduksi sumber daya atlet yang maksimal dan berkualitas dalam jangka panjang.” Terang mantan Ketua Umum PBTI dua periode (2011 – 2015 dan 2015 – 2019) itu dalam arahannya kepada peserta Rakernas.
Saat memberikan arahan, Bapak Marciano Norman sedikit flashback menceritakan pengalamannya ketika memimpin Taekwondo Indonesia sebagai Ketua Umum PBTI. Kepada seluruh Pengprov TI yang hadir beliau menceritakan bagaimana beratnya memikul tanggung jawab sebagai Ketua Umum PBTI waktu itu. Tanggung jawab tersebut bukan saja terkait dengan urusan tata kelola organisasi dan perilaku berorganisasi yang akhirnya menimbulkan “distorsi” di tubuh taekwondo Indonesia, tapi juga terkait dengan masalah administrasi, anggaran dan bahkan ‘gangguan’ terhadap legitimasi organisasi.
Salah satunya beliau menyebut dinamika PBTI ketika berhadapan dengan eksistensi YUTI/ UTI Pro yang menyebabkan tingginya dinamika di dalam tubuh organisasi taekwondo baik di Pusat maupun di berbagai daerah. Tak sedikit dari fakta empiris mengenai masalah ini yang akhirnya menimbukan konflik organisasi. Sehingga berbagai program pembinaan, pengembangan dan prestasi menjadi terhambat.
“Dengan solidnya organisasi, baik antara PBTI dengan para Pengprov TI, maka beban tanggung jawab tersebut terasa semakin ringan. Ada sinergi, kohesi dan hubungan ‘persaudaran’ serta ikatan kuat yang menyebabkan terintegrasinya semangat dan totalitas berorganisasi untuk bersama-sama maju berprestasi . Dengan konsistensi yang berpedoman pada aturan main (AD/ ART), itulah kita tetap bisa fokus pada program pembinaan dan pengembangan prestasi, yang pencapaiannya bisa sama-sama kita saksikan.” Ujar Bapak Marciano
Bapak Marciano Norman juga menceritakan bahwa dirinya tidak bisa dilepaskan dari keluarga besar Taekwondo Indonesia yang telah menjadikannya posisi Ketua Umum KONI saat ini. Menurutnya tanpa ia pernah menjadi Ketua Umum PBTI, mustahil dirinya dikenal dan dapat dipercaya memimpin KONI. Karena fakta itulah dirinya meminta kepada seluruh peserta Rakernas untuk tidak segan-segan terbuka berkomunikasi dengan dirinya maupun dengan KONI Pusat. Apalagi jika berkaitan dengan masalah transformasi pengetahuan, koordinasi, bahkan jika terkait adanya perbedaan pendapat diantara para pengurus TI Propinsi yang berkaitan dengan domainnya KONI, termasuk yang berhubungan dengan masalah program dan bantuan anggaran. Dipastikan Ketua KONI akan membantu menfasilitasi di tiap KONIDA yang terdapat diseluruh propinsi dan kabupaten.
Dalam arahannya, Ketua Umum KONI Pusat juga mengungkapkan bahwa jelang PON XX di Papua, hingga kini masih banyak permasalahan yang memerlukan penanganan yang lebih fokus. Bukan saja terkait dengan masalah kesiapan sarana dan prasarana, tapi juga masalah kebijakan dan kesiapan anggaran. Karena faktor itulah akhirnya berdampak pada keputusan pemerintah yang memutuskan dari 47 cabor yang dipertandingkan menjadi hanya 37 cabor dengan justifikasi alasan yang utama adalah keikutsertaan cabor melihat dari sisi olahraga Olimpik dan cabang olahraga yang memiliki prestasi internasional. sedangkan 10 cabor terkena rasionalisasi. Yakni balap sepeda, tenis meja, bridge, gateball, ski air, bowling, dansa, pentaque, woodball, serta soft tenis. Namun dengan pertimbangan karena cabor-cabor tersebut sudah mengeluarkan dana besar dan persiapan panjang untuk pelatnas, maka Ketua Umum KONI memandang perlu ke 10 cabor tersebut harus diakomodir dan tetap bisa dipertandingkan. Walaupun tidak di Papua. Salah satu daerah yang menyatakan siap adalah Jawa Timur. Namun Keputusan ini menurutnya masih terus dalam pengkajian dan masih berlangsung (belum final).
Dari fakta empiris apa yang disampaikan oleh Bapak Marciano Norman tersebut, tergambar jelas bahwa penekanan Bapak Marciano terhadap cabor Taekwondo adalah meminta cabor ini membuktikan bahwa taekwondo adalah cabor yang memiliki prestasi internasional dan layak menjadi cabor olimpik yang diprioritaskan untuk mendayagunakan program pembinaan dan pengembangan prestasi dalam jangka panjang yang nantinya didukung penuh pemerintah. Salah satu pembuktian tersebut adalah menciptakan Regenerasi atlet. Regenerasi atlet menurut Bapak Marciano Norman adalah jalan paling tepat untuk menyatakan apakah program pembinaan dan pengembangan prestasi itu berjalan dengan baik.
“Saya melihat atlet pelatnas saat ini yang masih diisi oleh Renaldy, Mariska dan lain-lain adalah termasuk atlet yang sudah lama berada di pelatnas dan prestasinya juga semakin fluktuatif, seiring dengan siklus penampilan terbaiknya. Dan kondisi inilah yang harus dipahami oleh Pengurus Besar dan disupport oleh Pengurus Propinsi sebagai pihak yang paling bertanggung jawab memproduksi atlet didaerahnya masing-masing. Itu yang disebut sinergitas.” Ujar Marciano Norman.
Dalam konteks ini Ketua Umum KONI meminta agar Pengprov TI di seluruh Indonesia, melakukan banyak terobosan yang efektif untuk menciptakan regenerasi atlet. Pengurus di tingkat propinsi harus mampu mengidentifikasi dan mencetak atlet yang berkualitas dan mengikutsertakannya dalam program pembinaan dan pengembangan prestasi jangka panjang, sambil mengikuti berbagai kompetisi yang produktif demi tercapai prestasi yang terus meningkat hingga dirinya layak bersaing secara kompetitif menjadi atlet pelatnas.
“Organisasi yang solid dan efektif dengan tata kelola yang baik pasti dapat mencetak regenerasi atlet berprestasi. Dan sebaliknya organisasi yang tidak mampu atau gagal mencetak regenerasi atlet, itu merupakan indikator bahwa organisasi tersebut gagal menata kelola organisasinya dengan baik.” Tegas Bapak Marciano Norman.
Penulis : Fram
Editor : Ndre
You may also like...
Pages
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap
Archives
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- December 2021
- November 2021
- October 2021
- September 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- December 2020
- November 2020
- October 2020
- September 2020
- August 2020
- July 2020
- June 2020
- May 2020
- April 2020
- March 2020
- February 2020
- January 2020
- December 2019
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- July 2019
- June 2019
- May 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- January 2019
- December 2018
- November 2018
- October 2018
- September 2018
- August 2018
- July 2018
- June 2018
- May 2018
- April 2018
- March 2018
- February 2018
- January 2018
- December 2017
- November 2017
- October 2017
- September 2017
- August 2017
- July 2017
- June 2017
- May 2017
- April 2017
- March 2017
- February 2017
- January 2017
- December 2016
- November 2016
- October 2016
- September 2016
- August 2016
- July 2016
- June 2016
- May 2016
- April 2016
- March 2016
- February 2016
- January 2016
- December 2015
- November 2015
- October 2015
- September 2015
- August 2015
Categories
- AdvertNews (63)
- Ekonomi (41)
- Gaya Hidup (1,238)
- Hukum & Kriminalitas (2,013)
- Internasional (30)
- Nasional (84,748)
- KOARMABAR (117)
- KOLINLAMIL (52)
- PENKOSTRAD (20,925)
- Olahraga (604)
- Pariwisata & Budaya (15)
- Pendidikan (244)
- Peristiwa (498)
- Politik (558)
- Profil (3)
- Sains & Teknologi (1)
- SMSI (43)
- Uncategorized (909)

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 81 Berita Terkini
- September 12, 2026
Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam
- September 12, 2026
DPP Partai Golkar Menetapkan H.Saiful Milah Sebagai PAW Ketua DPRD Kota Tangerang
- September 12, 2026
Kodim 0506/Tangerang Gelar Prosesi penerimaan dan penghantar Dandim
- September 12, 2026
Tongkat Komando Kodim 0506/Tangerang Berpindah Tangan, Letkol Inf Moh Alharidz Unus Resmi Jabat Dandim
- September 12, 2026
Hukumtua Desa Koyawas Hadiri TN Expo 2026, Buka Wawasan Pelajar Menuju Pendidikan dan Karier Gemilang
- September 12, 2026
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap



