Relevan, Jawara Tampil Selamatkan Wajah Banten Nan Cinta Damai
October 20, 2020- Tweet
- Pin It
Jurnalline.com, Jakarta – Budaya Banten makin mengemuka dalam menghadapi persoalan bangsa. Setelah ulama, pemuka agama, dan ormas, kini (Selasa, 20/10/20) giliran jawara Banten mendeklarasikan sikap cinta damai untuk menolak setiap sikap anarkisme.
“Ini wajah asli Banten yang memang sudah terpelihara sejak dahulu ketika melawan penjajah,” kata Wakil Sekjen Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN) Pusat di Jakarta, Selasa (20/10/20).
Penulis buku “Menjalankan Kepemimpinan Kepolisian Berbasis Silaturahmi di Banten (MKKBSB)” itu mengatakan, sesungguhnya cinta damai itu sudah menjadi bagian dari budaya Banten.
“Ini bukan penampilan basa-basi, sudah tepat itu. Sebelum deklarasi para jawara, kan sudah lebih dahulu ulama bersama para pemuka agama dan ormas melakukan hal serupa,” ujarnya.
Mengutip “MKKBSB”, Suryadi mengatakan, di masa lalu jawara itu pengawal ulama. Jawara dan ulama tak bisa dipisahkan dalam membela kebenaran dan orang-orang kecil yang terancam keselamatannya.
Ulama dan jawara di masa lalu, lanjutnya, tampil memimpin masyarakat untuk membela negara dan kebenaran. “Apalagi bila melihat orang yang lemah dan tertindas, mereka tampil ke depan membela,” urai Suryadi.
Jawara di Banten tak bisa disamakan dengan pandangan yang konotatif terhadap pamswakarsa. Keduanya beda filosofi, latar belakang historis, dan motivasi kemunculannya
Dengan jiwa seperti kemunculannya di masa lalu, diwujudkan dalam bentuk lain, lanjut Suryadi, tekad para jawara itu sangat relevan untuk dikedepankan pada masa kini.
Jadi, jika kini ulama dan jawara tampil bersama-sama masyarakat dalam balutan prinsip “cinta damai untuk menyingkirkan tindakan anarkisme dengan segala perwujudannya”, adalah sangat tepat.
Menilik latar belakang dan motivasi jawara yang senantiasa berdampingan dengan ulama pada masa lalu, lanjutnya, adalah mubazir bila secara kontekstual kekinian tak hadir.
Secara konkret Suryadi memberi contoh tentang keterbatasan jumlah dan daya jangkau Polri terhadap realitas kehidupan masyarakat.
Di Banten khususnya sampai 2019, ratio polisi : penduduk sekitar 1 : 750. Polisi itu tahu diri mengakui ia bukan apa-apa tanpa peran masyarakat.
Di tahun 2018, Kapolres Serang (waktu itu AKBP Nunung Syaifudin) yang juga putera Banten dan Ketua Pelaksana Karuhun merangkul teman-temannya menampilkan para jawara berbagai perguruan. Waktu itu jumlahnya mencapai 8.000 orang.
“Maka, jawara itu salah satu sumber terlatih dan teruji yang ada di masyarakat. Maka, kekurangan yang ada pada Polri, antara lain akan dapat ditutupi dengan merangkul para jawara,” kata penulis sejumlah buku tentang Polri dan sosok tokoh Polri ini.
Untuk itu, Suryadi mengimbau agar forkopimda seprovinsi Banten khususnya Polri, bersegera memrakarsai usaha-usaha memelihara dan melestarikan budaya kesatria yang sudah sejak lama ada di Banten. Budaya ini antara lain ada dalam personifikasi sosok jawara.
Dengan demikian, jawara akan ada dalam segala cuaca ikut serta menyelamatkan negara dan penduduk dari segala ancaman. Dalam kalimat lain, jawara tidak hanya tampil kala mendapat ruang untuk berkiprah, karena ruang itu memang sudah ada.
Penulis : Fram
Editor : Ndre
You may also like...
Pages
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap
Archives
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- December 2021
- November 2021
- October 2021
- September 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- December 2020
- November 2020
- October 2020
- September 2020
- August 2020
- July 2020
- June 2020
- May 2020
- April 2020
- March 2020
- February 2020
- January 2020
- December 2019
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- July 2019
- June 2019
- May 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- January 2019
- December 2018
- November 2018
- October 2018
- September 2018
- August 2018
- July 2018
- June 2018
- May 2018
- April 2018
- March 2018
- February 2018
- January 2018
- December 2017
- November 2017
- October 2017
- September 2017
- August 2017
- July 2017
- June 2017
- May 2017
- April 2017
- March 2017
- February 2017
- January 2017
- December 2016
- November 2016
- October 2016
- September 2016
- August 2016
- July 2016
- June 2016
- May 2016
- April 2016
- March 2016
- February 2016
- January 2016
- December 2015
- November 2015
- October 2015
- September 2015
- August 2015
Categories
- AdvertNews (63)
- Ekonomi (41)
- Gaya Hidup (1,238)
- Hukum & Kriminalitas (2,012)
- Internasional (30)
- Nasional (84,689)
- KOARMABAR (117)
- KOLINLAMIL (52)
- PENKOSTRAD (20,912)
- Olahraga (603)
- Pariwisata & Budaya (15)
- Pendidikan (244)
- Peristiwa (496)
- Politik (558)
- Profil (3)
- Sains & Teknologi (1)
- SMSI (43)
- Uncategorized (909)

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 81 Berita Terkini
- September 9, 2026
Aktif Laksanakan Patroli Malam, Komduk Jadi Sahabat Setia Babinsa
- September 9, 2026
Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang Kontak di Anak Krakatau, PERWAST Berharap Segera Ditemukan
- September 9, 2026
Polsek Kragilan Bersama Muspika Bagikan Masker kepada Masyarakat dan Pengguna Jalan
- September 9, 2026
PWI Banten Doakan Keselamatan Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang saat Liputan Aktifitas Erupsi Gunung Anak Krakatau
- September 9, 2026
Ancaman Abu Vulkanik Krakatau, Babinsa Peltu Subkhan Edukasi dan Bagikan Masker ke Ojol
- September 9, 2026
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap



