Peduli Pendidikan Tatap Muka, Bhayangkari Daerah Banten Berbagi Perlengkapan Sekolah di Lebak

Spread the love

Jurnalline.com, Lebak (Banten) – Bhayangkari Daerah Banten kunjungi SD Negeri 1 Pasirbitung di Kampung Cipatat, Desa Pasirbitung, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Rabu (03/11).

Kegiatan ini dalam rangka Bhayangkari Peduli kepada siswa-siswi untuk pembelajaran tatap muka (PTM).

Hadir langsung Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Noni Ery Nursatari bersama Ketua Urusan Publikasi Pengurus Bhayangkari Daerah Banten Ny. Oni Shinto dan Ketua Seksi Sosial Pengurus Bhayangkari Daerah Banten Ny. Intan Gultom.

Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Noni Ery Nursatari mengatakan bahwa kegiatan Bhayangkari Peduli ini merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari Daerah Banten terhadap pembelajaran tatap muka dan berbagi tali asih kepada siswa-siswi yang melakukan pembelajaran di sekolah.

“Hari ini Bhayangkari Daerah Banten mengunjungi SD Negeri 1 Pasirbitung, pada saat ini proses pembelajaran sudah dilaksanakan dengan pembelajaran tatap muka terbatas,” ujar Ny. Noni Ery Nursatari.

Ia mengatakan bahwa dalam kegiatan ini Bhayangkari Daerah Banten juga membagikan masker, makanan ringan dan alat perlengkapan sekolah untuk siswa-siswi dalam proses pembelajaran sekolah.

“Kami membagikan keperluan sekolah ada tas, buku tulis, masker, dan hand sanitizer kepada siswa-siswi SD Negeri 1 Pasirbitung selain itu kami juga membagikan paket makanan ringan, mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan berguna,” kata Ny. Noni Ery Nursatari.

Selanjutnya Ny. Noni Ery Nursatari menjelaskan untuk sarana dan prasarana Protokol Kesehatan sudah sangat bagus, terlihat di sekolah ini kelengkapan fasilitas cuci tangan sudah ada, proses belajar mengajar dilakukan dengan jaga jarak, serta dibatasi jumlah siswa dan jam pembelajaran.

“Alhamdulillah kelengkapan fasilitas Protokol Kesehatan di SD Negeri 1 Pasirbitung sudah lengkap, sudah pakai masker, serta proses belajar dilakukan dengan jaga jarak dan jumlah siswa dan jam pembelajaran dibagi menjadi dua shift,”ujar Ny. Noni Ery Nursatari.

Terakhir Ny. Noni Ery Nursatari berharap semoga tali asih yang diberikan untuk proses pembelajaran tatap muka dapat bermanfaat bagi siswa-siswi yang menerima, tetap semangat dalam mengikuti pembelajaran.

Jon. (Bidhumas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.