Kaskostrad Hadiri Seminar dalam rangka HUT ke-78 Infanteri Tahun 2023

Spread the love

Jurnalline.com, Jakarta – Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menghadiri seminar dalam rangka HUT ke-78 Infanteri tahun 2023 yang mengangkat tema “Konseptualisasi Satuan Infanteri yang Profesional, Modern dan Adaptif Dalam Rangka Memenangkan Pertempuran di Masa Depan” yang digelar di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/10/2023).

Perang asimetris dan perang yang tidak terbatas mengandalkan kecanggihan teknologi, komunikasi, unsur militer, aspek nirmiliter dan didukung kehadiran revolusi industri 5.0. Dalam pelaksanaan tugas operasi, satuan Infanteri harus adaptif terhadap spektrum ancaman dengan berevolusi untuk memenangkan pertempuran.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra, M.A., M.Sc. saat menjadi Keynote Speaker dalam seminar.

Ditegaskan Wamenhan bahwa satuan Infanteri harus berevolusi secara komprehensif dihadapkan dengan karakteristik perang masa kini sudah tidak bersifat konvensional namun sudah berbasis Perang Cyber, Artificial Intelligence, Smart Weapons dan Drone. Selain itu, evolusi juga meliputi aspek taktik, organisasi dan tugas serta materiel. Drone merupakan salah satu materiel atau sarana pertempuran yang dapat digunakan untuk menyerbu,mengintai dan bantuan tembakan.

Seminar dalam rangka HUT ke-78 Infanteri ini menghadirkan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. sebagai narasumber. Wakasad menegaskan bahwa kita harus mengambil lesson learned perang yang terjadi di luar negeri tentang efektivitas penggunaan pesawat terbang tanpa awak (PTTA) dalam berbagai misi.

Wakasad juga menambahkan bahwa jika dihadapkan antara doktrin bertempur yang kita miliki dengan pola operasi yang sedang kita hadapi, maka diperlukan adanya perubahan terkait pembinaan kekuatan satuan Infanteri yang relevan dengan perkembangan ancaman serta kemajuan teknologi dalam mendukung tugas operasi. Salah satu terobosan yang dapat dikembangkan adalah penggunaan drone dengan memperhatikan karakteristik daerah operasi.

Fram

(Penkostrad).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.