Wabup Minahasa Himbau Dapur SPPG Distribusikan MBG Sesuai SOP

Spread the love

Jurnalline.com, Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan komitmennya dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal dan benar-benar dapat memberikan manfaat kepada para siswa.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS (Vasung) saat membuka Rapat Edukasi, Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan MBG tingkat Kabupaten Minahasa yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan, Jumat (13/3/2026) siang tadi.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Vanda Sarundajang yang juga Ketua Satgas MBG Kabupaten Minahasa tersebut menyampaikan peringatan tegas kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program nasional tersebut, dimulai dari pengelola dapur hingga para guru.

Menurut Vanda, bahwa Pengelolaan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus dilakukan secara serius dan bertanggung jawab, karena program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda.
“Program MBG bukan sekadar rutinitas. Ini adalah investasi kesehatan bagi anak-anak kita. Karena itu semua pihak harus bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Menegaskan bahwa dapur SPPG MBG maupun pihak sekolah yang terbukti lalai dalam pengawasan ataupun distribusi makanan akan diberikan peringatan keras oleh pemerintah daerah.
“Kita tidak ingin ada celah dalam pelaksanaan program nasional ini. Karennya Pengawasan harus berjalan dengan maksimal,” ujarnya.

Sebagai bentuk transparansi dan jaminan kualitas makanan, Wakil Bupati juga mendorong para pengelola dapur agar tidak ragu menjadikan anak mereka sendiri sebagai penerima manfaat dari program MBG.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap kualitas makanan yang disiapkan.
“Kalau pengelola berani memberikan makanan itu kepada anaknya sendiri, berarti kualitasnya memang layak untuk seluruh siswa,” tandas Wabup Vanda

Tak hanya itu, Vasung juga menantang seluruh pengelola dapur MBG untuk lebih terbuka dengan memposting menu makanan yang akan disajikan sebelum didistribusikan.
Dokumentasi tersebut, sebagai bentuk laporan transparansi kepada pemerintah dan masyarakat.

“Dapur yang tidak memposting laporan menu sebelum distribusi akan langsung diperiksa oleh Satgas Pangan. Ini penting agar semua pihak mengetahui bahwa makanan yang disajikan benar-benar bergizi dan layak,” bebernya

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi setiap dapur MBG.Jadi kami minta Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa untuk benar-benar teliti dan tidak sembarangan dalam menerbitkan sertifikat tersebut. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.