Jurnalline.com, Kodam Jaya, Tangerang – Jembatan Garuda di Jalan Gorong-gorong, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, kini mencapai progres 94,5 persen dan segera membuka akses vital bagi warga Panunggangan Utara dan Panunggangan Timur yang selama ini terpisah jalur sempit.
Pembangunan jembatan beton sepanjang 10 meter dan lebar 2 meter itu dikerjakan secara kolaboratif oleh 10 personel TNI, lima petugas pemerintah kota, serta lima warga setempat yang terlibat langsung di lapangan.
Selama ini, warga di dua sisi wilayah tersebut harus memutar atau melewati jalur sempit yang tidak aman, terutama saat musim hujan ketika aliran gorong-gorong meningkat dan berisiko bagi pejalan kaki.
Danramil 01/Tangerang, Mayor Inf Jefriansen Sipayung menegaskan pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur, melainkan solusi atas kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
“Jembatan ini menjawab kebutuhan warga. Selama ini mereka kesulitan melintas, bahkan ada risiko saat kondisi air meningkat,” kata Danramil 01/Tangerang di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan keterlibatan personel TNI bukan hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memastikan hasil pembangunan benar-benar bisa dimanfaatkan warga dalam jangka panjang.
“Kami ingin kehadiran TNI dirasakan langsung. Bukan hanya membangun, tapi memastikan warga bisa beraktivitas lebih aman dan cepat,” ujarnya.
Sejumlah warga mengaku pembangunan jembatan tersebut membawa harapan baru karena akses menuju sekolah, tempat kerja, hingga aktivitas ekonomi akan menjadi lebih mudah dan aman setelah jembatan difungsikan.
Fram
Sumber Kodim 0506/Tangerang
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
