H.Safaruddin Maddepungeng, Masjid Baitul Ikhlas Waleure Sembelih 11 Ekor Sapi

Spread the love

Jurnalline.com, Langowan — Hari Raya Idul Adha 1447 H yang jatuh pada 27 Mei 2026 mengusung tema besar tentang pengorbanan, kepedulian sosial, dan peningkatan keimanan.
“Dengan Meneguhkan Spirit Kurban untuk Kemanusiaan dan Merajut Kepedulian Sosial” serta “Semangat Pengorbanan untuk Menguatkan Persaudaraan dan Keimanan”.

Esensi dari tema ini adalah mengajak umat Muslim untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam berkurban, serta menyebarkan kebahagiaan kepada sesama.

Adapun Esensi dari tema-tema tersebut adalah mengajak umat Muslim untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail dalam berkurban, serta menyebarkan kebahagiaan kepada sesama.

Dikatakan Imam Masjid Haji. Safaruddin Maddepungeng, SE, yang juga merupakan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Minahasa kepada awak media dimasjid Baitul Ikhlas melaksanakan acara Penyembelihan 11 ekor sapi dan 1 ekor Kambing dipantau langsung Imam Masjid Haji. Safaruddin Maddepungeng, SE.

Momentum Hari Raya Kurban tahun 2026 ini berlangsung penuh makna dengan semangat berbagi dan mempererat tali persaudaraan antarjamaah maupun masyarakat sekitar.

Dalam keterangannya, Haji Safaruddin Maddepungeng, SE, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi seluruh jamaah serta para donatur yang telah membantu pelaksanaan kurban di wilayah kemasjidan.

Ia menjelaskan bahwa jumlah hewan kurban tahun 2026 ini mengalami peningkatan dan tersebar di beberapa titik wilayah kemasjidan.
“Alhamdulillah tahun ini di wilayah kemasjidan kami terdapat beberapa titik pelaksanaan kurban. Untuk Masjid Baitul Ikhlas Waleure Langowan Timur terdapat 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Kemudian ada kelompok masyarakat yang menerima 1 ekor sapi, dan di Musholla Al-Mukmin terdapat 2 ekor sapi,” ujarnya.

Secara keseluruhan jumlah hewan kurban yang terkumpul mencapai 11 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang berasal dari partisipasi jamaah dan masyarakat.

Selanjutnya Haji Safaruddin juga menegaskan bahwa pelaksanaan kurban tersebut murni berasal dari partisipasi masyarakat dan jamaah tanpa bantuan pemerintah.
“Kami bersyukur karena semangat berbagi masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan kepedulian dan kebersamaan jamaah dalam menjalankan ibadah kurban,” Tukasnya

Menambahkan bahwa jamaah Muslim yang tercatat di wilayah Masjid Baitul Ikhlas berjumlah sekitar 296 kepala keluarga. “Daging kurban nantinya dibagikan kepada dua kelompok penerima, yakni mustahak atau masyarakat yang berhak menerima karena berada di bawah garis kemiskinan, serta masyarakat umum dan para tetangga di sekitar masjid.”

Pada Pembagian Qurban ini kepada masyarakat lintas agama juga menjadi bagian dari tradisi kebersamaan dan toleransi yang selama ini terus dijaga oleh jamaah Masjid Baitul Ikhlas.

“Untuk Desa Waleure sendiri kami hidup dalam keberagaman dan toleransi yang sangat baik, Karenanya setiap tahun kami juga berbagi kepada para tetangga di sekitar masjid Baitul Ikhlas sebagai bentuk persaudaraan dan kebersamaan antarumat beragama,” ujarnya

Berharap semangat persatuan, kebersamaan, dan toleransi yang sudah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh jamaah dan masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta terus meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” kunci Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama kab Minahasa.

Adapun Kegiatan Hari Raya Idul Adha tahun 2026 ini tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan mendapat dukungan dari seluruh jamaah serta masyarakat sekitar berjalan tertib dengan tetap mengedepankan semangat gotong royong. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.