Jejak Pengabdian Pierre Tendean Diabadikan, Wagub Victor Mailangkay Resmikan Monumen di Remboken

Spread the love

Jurnalline.com, Remboken — Semangat mengenang sejarah dan menghormati jasa pahlawan kembali hadir di tanah Minahasa. Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., bersama Letjen TNI (Purn.) Gleny Kairupan, M.Si., menghadiri peresmian Monumen Patung Kapten Anumerta Pierre Andreas Tendean di Desa Sendangan, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Senin (28/09/2026).

Peresmian monumen tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang sosok Pierre Andreas Tendean, putra Minahasa yang namanya tercatat dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sosoknya dikenang sebagai perwira TNI yang menunjukkan pengabdian dan keberanian dalam menjalankan tugas hingga akhir hayatnya.

Hadirnya monumen di Desa Sendangan tidak sekadar menjadi penanda fisik, tetapi juga diharapkan menjadi ruang untuk menjaga ingatan sejarah serta memperkenalkan nilai perjuangan dan keteladanan Pierre Tendean kepada generasi muda.

 

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Kerukunan Warga Pakasaan Remboken (KWPR) United States of America (USA). Dukungan dari warga Remboken yang berada di tanah air maupun di perantauan turut memperlihatkan kuatnya ikatan persaudaraan dan kepedulian terhadap sejarah serta tanah leluhur.

 

Sejumlah pengurus KWPR turut hadir dan memberikan dukungan, di antaranya Ketua KWPR USA Youbert Kumontoy, Ketua KWPR Jakarta Evita Sumajouw, Ketua KWPR Sulut Pdt. Renata Ticoalu, Sekretaris KWPR Dr. Edly Tirajoh Paat, serta Bendahara KWPR Decky Mawitjkere.

 

Turut berperan dalam pelaksanaan kegiatan, Ketua Panitia Lokal James Karinda, Abram Lumingkas, Nona A. Sumual, Tumimomor, serta unsur pengurus KWPR USA.

 

Peresmian monumen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan sejarah bangsa tidak hanya tersimpan dalam buku dan catatan, tetapi juga dapat diwariskan melalui karya nyata di tengah masyarakat.

 

Dari Desa Sendangan, Remboken, nama Pierre Tendean kembali dihadirkan dalam ingatan bersama—sebagai putra Minahasa yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.

 

Semangat perjuangan dan keteladanannya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk mencintai sejarah, menghargai jasa para pahlawan, serta menjaga persatuan dan kebersamaan. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.