Konsolidasi Internal PDI Perjuangan Digelar di Tondano, Adian Napitupulu Tekankan Pengawasan Program Pemerintah

Spread the love

Jurnalline.com, Minahasa – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menggelar Konsolidasi Internal Partai di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (25/9/2026).

 

Kegiatan strategis tersebut menghadirkan sejumlah jajaran pimpinan DPP PDI Perjuangan. Di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDI Perjuangan Bidang Komunikasi, Adian Napitupulu, dan Ketua DPP Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Rakyat, Ronny Talapessy, yang tampil sebagai narasumber.

 

Dalam arahannya, Adian Napitupulu menyampaikan sikap PDI Perjuangan terhadap berbagai kebijakan dan program pemerintah.

 

Ia menegaskan, dukungan terhadap program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari komitmen partai.

 

Menurut Adian, PDI Perjuangan tidak berada pada posisi untuk menolak program pemerintah yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Namun, dukungan tersebut berjalan beriringan dengan fungsi pengawasan sebagai bagian dari tanggung jawab politik partai.

 

Karena itu, Adian menekankan dua hal yang menjadi perhatian utama dalam pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah.

 

Pertama, memastikan setiap program benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Kedua, memastikan implementasinya berlangsung secara transparan serta menutup ruang bagi terjadinya penyalahgunaan anggaran maupun tindak pidana korupsi.

 

“Dukungan terhadap program pro-rakyat harus berjalan bersama dengan pengawasan yang kuat, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” demikian pokok penekanan Adian dalam konsolidasi tersebut.

 

Sementara itu, pada sesi berikutnya, Ronny Talapessy memberikan pembekalan kepada para kader melalui materi bertajuk “Kader yang Hadir, Partai yang Hidup.”

 

Di hadapan kader PDI Perjuangan se-Sulawesi Utara, Ronny menekankan pentingnya vitalitas organisasi, kedisiplinan, serta keterlibatan aktif kader dalam kehidupan masyarakat.

 

Menurutnya, keberadaan kader tidak hanya diukur dari struktur dan jabatan organisasi, tetapi juga dari sejauh mana kader hadir, bekerja, dan membangun hubungan langsung dengan masyarakat.

 

Konsolidasi tersebut turut dihadiri para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan, anggota Fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Utara serta DPRD kabupaten/kota, jajaran DPD, DPC, PAC, hingga pengurus ranting.

 

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan internal organisasi PDI Perjuangan di Sulawesi Utara, dengan penekanan pada kedisiplinan kader, penguatan struktur partai, serta pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan yang menyentuh kepentingan masyarakat.

(EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.