Apresiasi Kinerja Perangkat Desa Simbel, Hukumtua Tine Lukouw Dorong Pelayanan dan Pembangunan Berkelanjutan

Spread the love

Jurnalline.com, Minahasa — Hukumtua Desa Simbel, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Adv. Tine Lukouw, SH, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh perangkat desa, termasuk Pala, Meweteng, serta jajaran perangkat lainnya yang dinilai terus menunjukkan kinerja dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

 

Menurut Tine Lukouw, perangkat desa merupakan ujung tombak pemerintahan sekaligus bagian penting dalam memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Sebagai Hukumtua yang mendapat kepercayaan masyarakat Desa Simbel, dirinya berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan dukungan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

 

“Kita membutuhkan dukungan dan kebersamaan. Pemerintahan desa tidak dapat berjalan sendiri. Karena itu, seluruh perangkat desa harus bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujar Tine Lukouw.

 

Ia mengakui, sejak dilantik pada Juni 2026, masih terdapat berbagai tantangan dan hambatan dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

 

Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmennya untuk merealisasikan program yang telah dirangkum dalam visi dan misi Pemerintah Desa Simbel untuk periode 2026–2034.

 

Menurutnya, seluruh program tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat.

 

Fokus pada Infrastruktur dan Perlindungan Sosial

 

Dalam bidang pembangunan, Pemerintah Desa Simbel memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.

 

Selain itu, berbagai program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

 

“Yang paling penting adalah memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan sesuai peruntukannya. Ini penting untuk mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat,” jelasnya.

 

Untuk pembangunan infrastruktur dasar, Tine Lukouw juga menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan drainase dan program penyediaan air bersih melalui PAMSIMAS.

 

Ia berharap fasilitas tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Desa Simbel.

 

Peningkatan SDM dan Pengelolaan Aset Desa

 

Di sisi lain, peningkatan sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pemerintahan desa.

 

Tine Lukouw, SH, berharap seluruh perangkat desa dapat meningkatkan kapasitas dan melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

Begitu pula dengan pengelolaan aset desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).

 

Menurutnya, aset dan potensi ekonomi desa harus dikelola secara baik agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian ekonomi Desa Simbel dalam delapan tahun ke depan.

 

PKK Didorong Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

 

Sementara itu, terhadap Tim Penggerak PKK Desa Simbel, Tine Lukouw berharap seluruh program 10 Program Pokok PKK dapat dilaksanakan secara konsisten dan memberikan dampak langsung bagi keluarga.

 

PKK, menurutnya, memiliki peran strategis sebagai salah satu ujung tombak pemberdayaan keluarga dan pembangunan kemasyarakatan.

 

Ia juga mendorong PKK untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan dan pengembangan “dapur hidup”, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berlangsung cukup panjang.

 

“Saatnya kita rajin menanam berbagai kebutuhan dapur. Apalagi di musim kemarau panjang seperti sekarang, kita harus memanfaatkan lahan yang ada agar kebutuhan keluarga dapat terbantu dan tercukupi melalui dapur hidup,” tukasnya.

 

Kebersamaan Menjadi Kunci Pembangunan

 

Lebih lanjut, Tine Lukouw menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Desa Simbel membutuhkan kebersamaan antara pemerintah desa, perangkat desa, PKK, serta seluruh masyarakat.

 

Ia mengajak semua pihak untuk menjaga semangat gotong royong dan memastikan setiap program pembangunan tetap mengutamakan kepentingan publik.

 

“Kebersamaan harus terus kita jaga. Semua yang telah disusun dalam visi dan misi pemerintahan desa pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni mewujudkan masyarakat Desa Simbel yang maju, berdaulat, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

 

(EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.