Lima Anggota DPRD Minahasa Dapil IV Langowan Tuai Sorotan, Aspirasi Warga Kampung Presiden Perlu Diperhatikan

Spread the love

Jurnalline.com, Langowan – Kinerja lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Langowan menjadi sorotan masyarakat.

 

Hal ini berkaitan dengan harapan warga agar para wakil rakyat lebih aktif mengawal aspirasi serta memperjuangkan peningkatan pelayanan publik di wilayah Langowan, yang dikenal sebagai Kampung Presiden.

 

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian masyarakat adalah kebutuhan penerangan jalan utama di kawasan Taman Citawaya, Amongena I, lokasi Monumen Schwarz Langowan, dan juga sejumlah titik di sekitarnya.

 

Kondisi tersebut mendorong harapan agar para wakil rakyat dari Dapil IV Langowan dapat lebih proaktif menyerap aspirasi masyarakat dan mengawal penyelesaiannya melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

 

Sebagai wakil rakyat, anggota DPRD memiliki fungsi utama legislasi, anggaran, dan pengawasan. Selain menjalankan fungsi tersebut, mereka juga diharapkan mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui pembahasan kebijakan, penganggaran program pembangunan, serta pengawasan terhadap pelaksanaannya.

 

Kegiatan reses dan kunjungan kerja ke daerah pemilihan menjadi salah satu sarana penting bagi anggota legislatif untuk mendengarkan secara langsung keluhan, kebutuhan, dan usulan masyarakat.

 

Aspirasi yang dihimpun selanjutnya diharapkan dapat diperjuangkan agar masuk dalam prioritas program pembangunan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.

 

Karena itu, masyarakat berharap kelima anggota DPRD Kabupaten Minahasa dari Dapil IV Langowan dapat semakin meningkatkan kehadiran di tengah masyarakat, memperkuat komunikasi dengan warga, serta mengawal berbagai kebutuhan pembangunan yang belum terealisasi.

 

Langowan sebagai wilayah yang memiliki nilai historis dan dikenal sebagai Kampung Presiden diharapkan mendapat perhatian pembangunan yang memadai, termasuk dalam aspek penerangan jalan, kenyamanan lingkungan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan agar fungsi keterwakilan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan di gedung legislatif, tetapi juga melalui kehadiran nyata di lapangan, sehingga aspirasi warga dapat diperjuangkan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Langowan.

 

(EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.