Jurnalline.com, Langowan (MINAHASA) — Pasar Langowan di Minahasa, Sulawesi Utara, terkenal sebagai pasar tradisional yang menjual berbagai jenis daging hewan ekstrem.
Pasar Langowan juga sering dikeluhkan karena kondisi infrastrukturnya drainase dalam pasar yang rusak tak kunjung diperbaiki mengakibatkan jalan berlubang.

“Terkait dengan Masalaah drainase saluran air yang tersumbat karena sudah tidak berfungsi maksimal diharapkan ada perhatian pemerintah tatkala disaat hujan air tergenang mengakibatkan banjir dan menganggu aktivitas pedagang. Apalagi beberapa waktu lalu dilapak Ekstrem yang atapnya sempat ambruk ” Ujar Agus Sahelangi (Mantri Pasar) kepada wartawan Kamis (23/4).
Pasar Langowan yang pengunjungnya berasal dari Mitra dan Kakas ini unik dengan Destinasi Ekstrem Menjadi daya tarik wisata bagi pengunjung yang penasaran dengan kuliner ekstrem khas Minahasa.
“Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Minahasa, pasar ini menjadi destinasi unik yang menarik perhatian wisatawan luar daerah.” Tukasnya
Sementara itu Terkait dengan harga Bapok diPasar Langowan masih terjangkau dan stok mencukupi.
“Antusias dari pedagang meningkat dengan adanya pelaksanaan Pilhut 129 desa di kabupaten Minahasa.” Terangnya
Aktivitas jual beli mengalami peningkatan, terutama dipicu oleh kebutuhan logistik dari tim sukses bakal calon hukum tua.
“Ramainya kunjungan di pasar telah memicu daya beli masyarakat mulai meningkat, khususnya dari tim sukses calon,” tambahnya.
Hal senada disampaikan salah satu pedagang distributor di Pasar Langowan, Asna. Ia mengaku, peningkatan jumlah pengunjung membuat dagangan lebih cepat terjual dibanding hari-hari biasa.
“Beberapa hari ini dagangan kami lebih banyak laku. Ini tentu patut disyukuri,” tukasnya
Meski demikian, Asna mengungkapkan harga sejumlah komoditas pangan masih berfluktuasi. Beberapa mengalami penurunan, sementara lainnya tetap tidak stabil.(EffendyIskandar)
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
