Jurnalline.com, Minahasa — Usai resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Minahasa sisa masa jabatan 2024-2029, Franky Wolayan SE, langsung menyampaikan sejumlah komitmen untuk menjalankan amanah kepemimpinan. Salah satunya memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa dan seluruh elemen masyarakat.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, langkah awal kepemimpinannya di lembaga legislatif adalah bekerja dan memastikan DPRD tetap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program pembangunan.
“Tugas saya adalah meneruskan kepemimpinan dari Pak Robby Longkutoy untuk periode 2026 hingga 2029. Langkah awal setelah pelantikan ini adalah langsung bekerja dan membangun sinergi yang solid dengan pemerintah daerah serta rekan-rekan wartawan,” ujar Franky usai pelantikan di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Minahasa, Senin (6/7/26).
Menurutnya, kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Wolayan yang juga dikenal aktif dalam organisasi kemasyarakatan adat sebagai Tonaas menegaskan, jabatan sebagai pimpinan DPRD bukan menjadi alasan untuk bersikap eksklusif maupun arogan.
“Menjadi Ketua DPRD tentu merupakan kehormatan. Namun ini bukan untuk bertindak arogan. Justru kami harus merangkul semua elemen yang ada demi menyukseskan program pembangunan di Kabupaten Minahasa,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh jajaran PDI Perjuangan, mulai dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Bendahara Umum DPP Olly Dondokambey, Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa Robby Dondokambey, serta dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) pelantikan.
“Dengan amanah yang baru ini, saya berharap DPRD Minahasa semakin solid dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya (Effendyiskandar)
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
