Pelayanan Publik SPBU Langowan Dinilai Kurang Memuaskan, Antrean Kendaraan Mengular

Spread the love

Jurnalline.com, Langowan — Pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Langowan kembali menjadi perhatian masyarakat. Dalam beberapa bulan terakhir, antrean kendaraan di SPBU tersebut dinilai semakin panjang dan kerap terlihat mengular sejak pagi hingga sore hari.

 

Kondisi tersebut dirasakan oleh berbagai kalangan masyarakat, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

 

Panjangnya antrean dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat karena waktu yang seharusnya dapat digunakan untuk bekerja maupun menjalankan kegiatan usaha harus tersita untuk menunggu giliran mendapatkan BBM.

 

Kepada wartawan media ini, Senin (14/9/2026), salah satu penanggung jawab SPBU Langowan menjelaskan bahwa dari sisi pasokan, BBM yang diterima SPBU pada dasarnya relatif tercukupi sesuai dengan distribusi dari Pertamina.

 

Namun, tingginya kebutuhan masyarakat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan antrean panjang. SPBU Langowan tidak hanya melayani masyarakat di wilayah Langowan, tetapi juga konsumen dari sejumlah kecamatan di sekitar, seperti Kakas, Remboken, Tompaso dan wilayah lainnya.

 

“Kalau dari Pertamina ke SPBU Langowan sebenarnya tercukupi. Namun, kebutuhan pelanggan cukup luas karena bukan hanya masyarakat Langowan yang datang mengisi BBM. Ada juga pelanggan dari Kakas, Remboken, Tompaso dan wilayah sekitar,” ungkapnya.

 

Menurutnya, kondisi tersebut semakin terasa karena jumlah SPBU yang melayani kawasan Langowan dan sekitarnya masih terbatas. Dengan hanya mengandalkan satu SPBU utama, kebutuhan BBM masyarakat dalam cakupan wilayah yang cukup luas akhirnya terkonsentrasi di satu titik.

 

“Karena SPBU di Langowan hanya satu, pada akhirnya kebutuhan masyarakat belum semuanya bisa terlayani dengan cepat. Itu yang menyebabkan antrean panjang hampir setiap hari,” ujarnya.

 

Antrean kendaraan yang terjadi tidak hanya berdampak pada pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga masyarakat yang menggunakan kendaraan sebagai sarana pendukung usaha dan pekerjaan. Bagi pelaku usaha kecil, petani, pedagang maupun pekerja yang membutuhkan kendaraan untuk mobilitas sehari-hari, ketersediaan BBM menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas ekonomi.

 

Di sisi lain, masyarakat berharap persoalan tersebut tidak hanya dilihat sebagai masalah antrean semata, tetapi juga menjadi perhatian bersama antara pemerintah, pihak Pertamina dan pengelola SPBU.

 

Evaluasi terhadap kebutuhan BBM di wilayah Langowan dan kecamatan sekitar dinilai penting agar distribusi dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.

 

Salah seorang pelanggan SPBU Langowan juga menyampaikan keluhan terkait pelayanan dan ketersediaan BBM yang dinilai masih perlu mendapat perhatian.

Ia berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat mencari solusi yang lebih konkret sehingga masyarakat tidak harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM.

 

“Kami berharap ada perhatian dan solusi dari pemerintah terkait kebutuhan masyarakat, khususnya pelayanan di SPBU Langowan. Kalau antrean terus terjadi seperti ini, tentu sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkapnya.

 

Masyarakat juga berharap ketersediaan BBM jenis Solar maupun Pertalite dapat lebih terjamin, terutama bagi konsumen yang menggunakan BBM untuk mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.

 

Dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, keberadaan layanan BBM yang mudah diakses, tertib dan efisien dinilai menjadi salah satu bagian penting dari pelayanan publik. Karena itu, masyarakat berharap persoalan antrean panjang di SPBU Langowan dapat segera mendapat perhatian dan solusi dari pihak-pihak terkait.

 

Solusi tersebut diharapkan tidak hanya berupa penanganan antrean, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang masyarakat di Langowan dan wilayah sekitarnya, termasuk kemungkinan penguatan sarana pelayanan BBM sehingga beban pelayanan tidak terpusat pada satu SPBU saja.

 

Saya juga bisa membuatnya menjadi versi lebih tajam seperti berita investigatif, atau versi lebih netral dan aman secara jurnalistik, terutama karena menyangkut penilaian terhadap pelayanan SPBU. (Effendy/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.