Mari Beking Bakupintar “Si Pingkan” dari UGM Jogya
August 17, 2018- Tweet
- Pin It
Jurnalline.com, Sulawesi utara – Sejak menapakkan kakinya di Sulawesi Utara pada tahun 2004 guna meneliti potensi panas bumi Lahendong, wanita dari Jawa itu jatuh hati pada keindahan alam,serta sifat penduduk yang riang dan terbuka, serta keunikan budaya di Bumi Nyiur Melambai.
Curahan secerca harapan diungkapkannya saat bersuah dengan wartawan media ini, sosoknya ramah penun karismatik terlihat dari Pengalaman batinnya ketika berinteraksi dengan masyarakat saat ia berpayah-payah menelusuri perbukitan vulkanik di Tomohon dan Minahasa, serta sukacitanya menganalisis data geologi dari tempat-tempat tersebut membuatnya merasa bahwa Sulawesi Utara adalah rumah baginya. Tak heran jika orang-orang menamainya “Si Pingkan dari jawa.”
Tujuannya tidak lain adalah untuk mendekatkan ilmu panas bumi yang merupakan energi bersih, terbarukan dan berkelanjutan ke hati masyarakat sepanjang hayat.
“Ia berharap agar seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Utara mengedepankan pembangunan sumber daya manusia untuk serta menumbuhkan budaya ilmiah yang unggul, sehingga segala potensi yang dimiliki oleh Provinsi ini benar-benar dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan memberi kesejahteraan bagi masyarakat. ” imbuh Si Pingkan
Dengan Mendapat dukungan dari UGM serta keterbukaan dari Pemerintah Daerah, Pri mengajak rekan-rekannya mengangkat motto untuk “baku beking pintar”, sebab generasi muda di sulut perlu untuk dengan hati mengembangkan mata pelajaran Panas Bumi sebagai muatan lokal bagi Sekolah Lanjutan Atas SMA SMK. Karenanya dengan melaksanakan beberapa workshop dan pelatihan bagi guru-guru di Minahasa dan Tomohon yang telah dilaksanakan. Harapannya adalah agar kelak bisa lahir ahli-ahli panas bumi dari Sulawesi Utara. Tentunya harus mendapat Dukungan yang konsisten dari Pemerintah Provinsi sangat diperlukan dalam mewujudkannya.
Jejak pendidikan Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D, ( Si Pingkan) taknlain merupakan bagian tenaga ahli panas bumi dari Universitas Gadjah Mada UGM Jogyakarta yang telah cukup lama berkarya di Sulawesi Utara. Pri yang sejak tahun 1995 Pri berkarir sebagai akademisi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, memperoleh pendidikan S1 di bidang Teknik Geologi dari UGM, dan kemudian menamatkan jenjang Master dan Doktoral di bidang Panas Bumi (Geothermal) di University of Auckland, New Zealand. Ia pernah menjadi dosen tamu di beberapa negara seperti Republik Ceko (Masaryk University), Jepang (United Nations University), dan sejak tahun 2015 menjadi dosen tamu di University of Auckland, New Zealand. Ia mengaku bahwa ilmu yang diperolehnya ditimba dari beberapa lapangan panas bumi di Indonesia, khususnya lapangan-lapangan panas bumi di Sulawesi Utara.
Kedepannya guna menindaklanjuti kekayaan alam yang ada di Sulut, (Mulok Banas Bumi) yang di tecus oleh Pri serta menggagas berdirinya Taman Pendidikan Panas Bumi di lapangan panas bumi Lahendong, serta menggelar Festival Panas Bumi Indonesia di Kota Tomohon sejak tahun 2015 bersama mahasiswa UGM, masyarakat, juga dari pelaku industri dan Pemerintah Daerah. Pri “Pingkan” Utami termasuk ilmuwan muda Indonesia yang berprestasi. Ia mendapat kepercayaan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), yang pada saat itu diketuai oleh Prof. Sangkot Marzuki, untuk bersama dengan 16 ilmuwan terkemuka lainnya merumuskan “Agenda Ilmu Pengetahuan Indonesia Menyongsong Satu Abad Kemerdekaan Modern”.
Diketahui Dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke -73 tahun 2018 ini Pri Utami menerima Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden. Sebelumnya, yakni pada tahun 2015 ia menerima New Zealand – ASEAN Award dari Pemerintah Selandia Baru atas perannya mempererat jaringan kerjasama di bidang panas bumi. Pada tahun itu juga Pri menerima mandat dari International Geothermal Association untuk menjadi Woman in Geothermal Ambassador.
Pada alhirnya melalui Konsistensinya dalam menekuni panas bumi tak lepas dari didikan orang tuanya agar ia tidak menyerah dalam menyikapi tantangan, rela dan ikhlas dalam bekerja dapat terwujud kedepannya.
“Dukungan dari keluarga, pimpinan dan kolega di UGM serta masyarakat kepanas bumian di Indonesia dan internasional membuat Kepala Pusat Penelitian Panas Bumi UGM ini makin mantap dalam berkarya. Sukses selalu pendidikan Indonesia.” Pungkasnya
(EffendyIskandar)
You may also like...
Pages
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap
Archives
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- December 2021
- November 2021
- October 2021
- September 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- December 2020
- November 2020
- October 2020
- September 2020
- August 2020
- July 2020
- June 2020
- May 2020
- April 2020
- March 2020
- February 2020
- January 2020
- December 2019
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- July 2019
- June 2019
- May 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- January 2019
- December 2018
- November 2018
- October 2018
- September 2018
- August 2018
- July 2018
- June 2018
- May 2018
- April 2018
- March 2018
- February 2018
- January 2018
- December 2017
- November 2017
- October 2017
- September 2017
- August 2017
- July 2017
- June 2017
- May 2017
- April 2017
- March 2017
- February 2017
- January 2017
- December 2016
- November 2016
- October 2016
- September 2016
- August 2016
- July 2016
- June 2016
- May 2016
- April 2016
- March 2016
- February 2016
- January 2016
- December 2015
- November 2015
- October 2015
- September 2015
- August 2015
Categories
- AdvertNews (63)
- Ekonomi (41)
- Gaya Hidup (1,237)
- Hukum & Kriminalitas (2,000)
- Internasional (30)
- Nasional (84,143)
- KOARMABAR (117)
- KOLINLAMIL (51)
- PENKOSTRAD (20,762)
- Olahraga (601)
- Pariwisata & Budaya (15)
- Pendidikan (242)
- Peristiwa (488)
- Politik (558)
- Profil (3)
- Sains & Teknologi (1)
- SMSI (43)
- Uncategorized (909)
Berita Terkini
- August 9, 2026
Koramil 06/Cibodas Gelar Jaga Jakarta On The Spot, Salurkan 30 Paket Sembako untuk Warga Periuk
- August 9, 2026
TIFF2026, Wamen Ekraf RI Irene Umar: Tomohon Membawa Cinta Ke Seluruh Nusantara
- August 9, 2026
Tampil Dengan Pakaian Kawasaran, Komandan TIFF2026 Pukau Ribuan Pasang Mata
- August 9, 2026
Float GEKRAFS, Filosofi Kincir Angin Belanda di TIFF Ke 14 Ta.2026
- August 9, 2026
Dari Tomohon untuk Dunia, Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Festival Bunga Internasional Bertema “Collaboration of Spirit”
- August 9, 2026
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap



